Apresiasi Al-Azhar Mesir kepada Inisiator Gencatan Senjata di Palestina

TAWAZUN.ID — Al-Azhar Mesir menyampaikan apresiasinya atas upaya Mesir-Qatar dalam menginisiasi dan menyukseskan misi penghentian agresi (gencatan senjata) Zionis terhadap Gaza. Untuk diketahui, gencatan senjata sendiri telah disepakati oleh Hamas dan Israel berlaku mulai Ahad, 19 Januari 2025. Dikutip dari Al-Arabiya News, gencatan senjata akan disepakati berlangsung selama enam minggu. Kesepakatan ini disusul dengan pembebasan sandera dan penarikan pasukan Israel dari Gaza secara bertahap.

Di tengah masa gencatan senjata itu, Al-Azhar menegaskan bahwa semua rumah sakitnya telah direhabilitasi dan siap menerima korban luka-luka, siap menangani kasus-kasus kritis, selain mengintensifkan konvoi bantuan-bantuan untuk mendukung rakyat Palestina. Semua itu adalah satu-satunya yang dapat diberikan Al-Azhar kepada rakyat Palestina yang berduka.

Israel dan Hamas resmi memulai gencatan senjata di Gaza sejak Ahad (19/1/2025) kemarin. Gencatan senjata Israel-Hamas di Gaza sendiri akhirnya disepakati setelah Hamas menyetujui perjanjian gencatan senjata pada Senin lalu. Kesepakatan gencatan senjata Israel dan Hamas di Gaza mencakup gencatan senjata sementara yang diharapkan akan mengakhiri kehancuran dan juga menyepakati pembebasan tawanan yang ditahan di Gaza dan banyak tahanan milik Israel.

Palestina

Kumpulan tulisan yang mengangkat isu dan perjuangan Palestina dapat kalian temukan

di sini

Israel dan Hamas mencapai kesepakatan gencatan senjata setelah lebih dari 460 hari terlibat konflik yang menghancurkan Gaza, Palestina. Perdana Menteri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani, mengonfirmasi bahwa Israel dan Hamas sepakat untuk menghentikan konflik bersenjata untuk sementara. Dalam periode ini, kedua belah pihak sepakat untuk menghentikan semua tindakan agresif yang dilakukan masing-masing pihak, pembebasan sandera dan penarikan pasukan Israel dari Gaza secara bertahap.

Selama masa gencatan senjata, tentara Israel akan mundur dari beberapa posisinya di Gaza dan warga Palestina yang mengungsi di Gaza utara diizinkan untuk kembali. Menyikapi momen gencatan senjata itu, Al-Azhar menyerukan kepada semua orang di dunia untuk memobilisasi upaya bantuan mendukung rakyat Palestina. Al-Azhar juga menyuarakan agar masyarakat dunia segera mengirimkan konvoi bantuan medis dan bantuan kemanusiaan, serta mengambil semua tindakan untuk segera menyelamatkan mereka yang terluka dan menekankan urgennya rehabilitasi seluruh warga Palestina. Al-Azhar menegaskan bahwa langkah-langkah ini adalah bentuk dukungan nyata yang dapat diberikan untuk rakyat Palestina.


💡
Baca juga warta lain di rubrik BERITA atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID