Berpikir Sebelum Berbicara
Dalam kehidupan sehari-hari, ucapan sering dianggap sepele. Padahal dalam Islam, setiap kata yang keluar dari lisan memiliki konsekuensi besar.
Syekh Ahmad Ath-Thayyib menjelaskan bahwa seorang muslim yang beriman dituntut untuk berpikir matang sebelum berbicara. Tidak ada satu perkataan pun yang luput dari pengawasan malaikat pencatat, sebagaimana firman Allah: “Dan Kami mempunyai malaikat-malaikat pencatat, yang selalu mencatat amal perbuatan manusia” (QS. Qaf: 18).
Nilai sebuah ucapan sangatlah berat. Dalam hadits disebutkan bahwa seseorang yang mengucapkan kalimat yang membuat Allah murka, walaupun tanpa sadar, bisa menjerumuskannya ke neraka selama tujuh puluh tahun. Ini menunjukkan betapa seriusnya konsekuensi lisan bagi kehidupan seorang hamba.
Syekh Ahmad Ath-Thayyib menegaskan, lisan bukan sekadar alat komunikasi; ia adalah “hasil panen” yang menentukan arah akhir manusia. Banyak manusia tersungkur ke dalam neraka karena kelalaian dalam mengontrol kata-kata mereka.