Duka Mendalam: Prof. Dr. Mahmud Taufiq Sa’ad, Ulama Balaghah Al-Azhar Wafat

TAWAZUN.ID — "Innā lillāhi wa innā ilayhi rāji’ūn."

Tak Pernah Mengejar Dunia, Hidupnya Dihabiskan untuk Ilmu dan Dakwah

Kairo, 27 Februari 2025, Syekhul-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya salah satu ulama besar di bidang balaghah, Prof. Dr. Mahmud Taufiq Sa’ad, anggota Dewan Ulama Senior Al-Azhar sekaligus Profesor Balaghah dan Kritik Sastra di Universitas Al-Azhar. Beliau berpulang ke rahmatullah pada hari Kamis ini, setelah kehidupan yang dipenuhi dengan pengabdian dalam khidmat terhadap Al-Quran, penyebaran ilmu, dan pendidikan umat.

Dalam pernyataannya, Syekhul-Azhar menegaskan bahwa almarhum adalah samudra ilmu bahasa yang dianugerahi pemahaman mendalam oleh Allah. Ilmunya tidak hanya disimpan untuk dirinya sendiri, tetapi juga ditransmisikan kepada para muridnya yang kini tersebar di berbagai penjuru dunia, menyebarkan ilmu dan nilai-nilai Islam. Dengan ketulusan dan kesungguhan, almarhum mengajarkan ilmu tanpa mengenal lelah, mengabdikan diri sepenuhnya untuk membina generasi ulama dan pencinta ilmu.

Ulama Teladan: Bersih Hati dan Santun Lisan

Syekhul-Azhar mengenang Prof. Dr. Mahmud Taufiq Sa’ad sebagai sosok berhati bersih, santun dalam berbicara, dan tak pernah mengucapkan sesuatu kecuali yang baik. Ia dikenal dengan semangat pemuda dan kebijaksanaan para ulama sepuh, menjadikan kehidupannya cahaya bagi murid-muridnya. Sejak awal perjalanan keilmuannya, almarhum tidak pernah mengejar kepentingan duniawi, melainkan menjadikan ilmu sebagai satu-satunya tujuan hidupnya—menuntut, mengajarkan, dan menyebarkannya dengan penuh keikhlasan.

Biografi

Sepilihan riwayat hidup para tokoh dapat teman-teman temukan

di sini

Sebagai seorang akademisi, kontribusi almarhum dalam bidang balaghah dan kritik sastra begitu luas. Karya-karyanya memperkaya khazanah keilmuan Al-Azhar, dunia Islam, dan dunia Arab. Melalui tulisan dan proyek akademiknya, beliau telah membentuk banyak ulama, cendekiawan, dan mahasiswa, menjadikannya salah satu pilar penting dalam perkembangan ilmu bahasa Arab dan sastra Islam.

Kehilangan Besar bagi Umat Islam

Kepergian Prof. Dr. Mahmud Taufiq Sa’ad adalah kehilangan besar bagi dunia Islam, khususnya bagi Al-Azhar dan para pencari ilmu. Syekhul-Azhar menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum, para ulama, serta murid-muridnya yang kini ditinggalkan dalam duka mendalam.

Beliau berdoa agar Allah SWT menerima almarhum dengan penerimaan terbaik, mengaruniainya tempat di surga firdaus yang tertinggi, serta menganugerahkan kesabaran dan keteguhan hati kepada keluarga, murid, dan seluruh pencintanya. Semoga kepergian beliau menjadi panggilan untuk semakin mencintai ilmu, meneruskan warisan keilmuannya, dan menjaga cahaya ilmu yang telah beliau titipkan kepada dunia Islam.

"Innā lillāhi wa innā ilayhi rāji’ūn."


💡
Baca juga warta lain di rubrik BERITA atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID