Gelar Pertemuan ke-16 di Bahrain, Ini Topik Bahasan Majlis Hukama Al-Muslimin

TAWAZUN.ID — Organisasi yang menghimpun cendekiawan muslim dunia, Majlis Hukama Al-Muslimin di bawah pimpinan Syekhul-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib akan mengadakan rapat periodik yang ke-16 pada tanggal 4 November mendatang di Kerajaan Bahrain.

Pertemuan tersebut sedianya mendiskusikan banyak isu-isu umat Islam terkini yang genting. Di antaranya: upaya-upaya menyokong masyarakat muslim minoritas yang kurang mendapat perhatian, komunitas muslim di Barat, krisis humanisme secara global serta tantangan-tantangan humanisme ke depannya. Secara lebih khusus juga sedianya terdapat pembahasan mengenai peran tokoh-tokoh agama dalam menghadapi ancaman krisis iklim global. Begitu juga bagaimana jalan memperkuat dialog antar corak pemikiran Islam, hubungan Islam-Kristen, dan dukungan untuk menginisiasi dialog antar agama.

Teks Pidato Syekh Ahmad Ath-Thayyib di Muktamar Perubahan Iklim
Video dan PDF teks terjemah pidato Syekh Ahmad Ath-Thayyib di muktamar perubahan iklim. Khutbah yang menegaskan sikap Al-Azhar terkait isu ini.

Di samping topik-topik di atas, pertemuan para ulama dunia di Bahrain ini juga mempunyai agenda mendiskusikan bagaimana cara menghadapi upaya-upaya terstruktur untuk menormalisasi beberapa perilaku yang menyimpang dari fitrah manusia dan merugikan kaum muslim. Seperti upaya untuk mengaburkan pemahaman tentang ‘rumah tangga’ di kalangan pemuda dengan mencari justifikasinya melalui nilai agama.

Munakahat

Kumpulan tulisan dengan topik pernikahan dan keluarga islami dapat teman-teman temukan

di sini

Syekh Abdurrahman bin Muhammad Ali Khalifah, Ketua Majelis Tertinggi Agama Islam Bahrain mengungkapkan sambutan hangat nan agung dari Raja Hamad bin Isa Ali Khalifah, Raja Negara Bahrain, serta antusiasme segenap masyarakat Bahrain dalam menyambut acara besar tersebut, memfasilitasi, juga mendukung penuh hasil dari pertemuan para ulama dunia tersebut. Hal ini tidak lain karena dasar keyakinan kuat Kerajaan Bahrain akan pentingnya kehidupan yang berasaskan perdamaian dan persaudaraan kemanusiaan.

Rekaman Perjalanan Lahirnya Piagam Persaudaraan Kemanusiaan
Ulasan singkat atas buku yang merekam perjalanan lahirnya Piagam Persaudaraan Kemanusiaan (Watsiqah Al-Ukhuwwah Al-Insaniyyah).

Mengenai tuan rumah pertemuan ini, pada rapat paripurna ke-15 lalu, yakni pada November 2021 di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab, segenap petinggi Majlis Hukama Al-Muslimin menetapkan bahwa pertemuan selanjutnya akan diadakan di Bahrain. Hal ini bersamaan dengan rencana negara Bahrain untuk mengadakan forum dialog internasional dengan tema “Hiwar Asy-Syarq wa Al-Gharb min Ajli At-Ta’ayusy Al-Insani” (Dialog antara Timur dan Barat untuk Koeksistensi yang Humanis) yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 4 November mendatang dengan dukungan langsung dari Raja Hamad bin Isa Ali Khalifah. Kegiatan tersebut juga akan melibatkan kehadiran Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib, Ketua Majlis Hukama Al-Muslimin, serta Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik. Momen pertemuan besar ini akan dihadiri pula oleh segenap perwakilan agama-agama di dunia, termasuk juga para pemikir, dan jurnalis. (lhr)

💡
Baca juga warta lain di rubrik AKHBAR atau pilih ragam tulisan di Tawazun