Imam Akbar: Al-Azhar Siap Menyambut Imam dan Dai Australia

TAWAZUN.ID — Pada Senin (24/10/2022) Syekhul-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib menerima kunjungan duta besar Australia untuk Mesir di Gedung Masyakhah Al-Azhar, Kairo, Mesir. Sebagaimana rilis resmi Al-Azhar, kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka membahas konsolidasi kerja sama di ranah ilmu pengetahuan dan program dukungan khusus untuk para imam Australia.

Di tengah-tengah pertemuan ini, Imam Akbar Syekh Ahmad Ath-Thayyib kembali memberikan apresiasi atas ketetapan Australia terkait deklarasi pembatalan pengakuan terhadap Al-Quds sebagai ibu kota Zionis. Sang Imam Akbar juga juga menegaskan bahwa Al-Quds telah dan akan senantiasa -atas izin Allah- menjadi ibu kota yang abadi bagi negara Palestina.

Palestina Hadiahkan Cetakan Pertama Mushaf Masjid Al-Aqsha untuk Syekhul-Azhar
Mushaf Masjid Al-Aqsha telah tuntas dikerjakan. Palestina hadiahkan cetakan pertama mushaf ini untuk Syekhul-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib.

Pada beberapa hari sebelumnya, Al-Azhar telah memberitakan apresiasi atas keputusan yang diambil oleh negara Australia. Negara Kanguru ini membatalkan pengakuannya terkait Al-Quds sebagai ibu kota kelompok Zionis.

Dalam kesempatan ini, Imam Akbar juga menegaskan bahwa Al-Azhar berupaya berperan aktif dalam menyebarkan pemikiran moderat, menjelaskan gambaran yang sebenarnya mengenai agama Islam yang lurus nan benar. Misi mulia ini terlaksana melalui para pelajar yang menjadi duta (wafid) dari setiap negara dalam pembelajarannya (yang telah didapatkan) di sekolah menengah Al-Azhar (ma'had) dan Universitas Al-Azhar.

Al-Azhar

Sepilihan tulisan yang mengisahkan sejarah Al-Azhar dapat teman-teman temukan

di sini

Syekh Ahmad Ath-Thayyib juga menyatakan kesiapan Al-Azhar untuk menyambut para imam dan dai dari negeri Australia melalui program seminar dan pelatihan intensif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Australia. Program istimewa ini akan diisi oleh para guru besar dan ulama Al-Azhar melalui lembaga Akademi Internasional Al-Azhar untuk Pelatihan Imam dan Dai.

Di sela-sela pertemuan ini, Dubes Australia untuk Mesir mengungkapkan kebahagiaannya atas perhatian Al-Azhar hingga berkesempatan bekunjung ke Al-Azhar As-Syarif. Menurutnya, Al-Azhar merupakan sumber referensi dan otoritas Islam terbesar di dunia. Ia juga mengapresiasi kesungguhan Imam Akbar Syekhul-Azhar dalam mengupayakan terciptanya jembatan pertemuan di antara para pengikut agama dan kebudayaan yang beragam untuk menyebarkan nilai-nilai kedamaian dunia. Ia menuturkan bahwa Al-Azhar senantiasa menaruh perhatian secara moral dalam menyebarkan risalah damai dan stabilitas umat dan negara-negara. Dan risalah ini adalah wujud keyakinan dan bagian tak terpisahkan dari Al-Azhar yang kokoh sepanjang masa. (irf)

💡
Baca juga warta lain di rubrik AKHBAR atau pilih ragam tulisan di Tawazun