Kedermawanan adalah Bagian dari Akhlak Nabi

Dalam Islam, kedermawanan bukan sekadar tindakan sosial, tetapi bagian dari akhlak mulia yang diwariskan Nabi SAW. Memberi dengan ikhlas, murah hati, dan dermawan adalah ciri khas kenabian yang membentuk karakter seorang mukmin.

Syekh Ali Jumu'ah menjelaskan bahwa sifat suka memberi dan murah hati merupakan bagian dari akhlak Nabi SAW. Seseorang pernah mendatangi Sayidina Ali, memohon sesuatu. Sayidina Ali memberikan kurma atau seperempat dirham, namun orang itu merasa sedikit dan bertanya, “Apa ini?”

Tanpa ragu, Sayidina Ali masuk ke rumah untuk mencari sesuatu yang lain. Ia hanya menemukan baju besi miliknya, lalu diberikan kepada orang tersebut dengan tulus: “Ambil ini, aku tidak punya yang lain.” Orang itu tercengang dan mengekspresikan rasa syukurnya dengan dua bait puisi, “Rasa syukurku tak sebanding dengan pemberianmu. Namun aku terlah berusaha semampuku menyampaikannya. Nikmatmu telah membuatku memberi tiga hal padamu; tanganku, lisanku, dan hati yang tersembunyi dalam dada” artinya dia tidak tahu bagaimana harus berterimakasih kepada Sayidina Ali.

VIDEO Syekh Ali Jumu'ah

💡
Simak terjemahan lain di kanal YouTube Tawazun ID dan Subscribe untuk mengikuti update terkini.