Khutbah Jumat Menjadi Mukmin Sejati dengan Sifat Menghamba kepada Ilahi
Khutbah Pertama
الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمدا يوافي نعمه ويكافئ مزيده يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءك عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا اله الا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمدا عبده ورسوله وصفيه وخليله، خير نبي أرسله، أرسله الله إلى العالم كله بشيرا ونذيرا اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد صلاة وسلاما دائمين متلازمين إلى يوم الدين، فيا أيها الحاضرون، اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون،
وأوصيكم أيها المسلمون ونفسي المذنبة بتقوى الله
فقد قال الله تعالى في القرآن العظيم أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَرْضِ هَوْنًا وَّاِذَا خَاطَبَهُمُ الْجٰهِلُوْنَ قَالُوْا سَلٰمًا - سورة الفرقان: ٦٣
Hadirin sidang Jumat hafizhakumullah
Manusia diciptakan oleh Allah dengan tujuan hanyalah agar beribadah. Maka sudah seharusnya kita menghamba kepada Allah dengan sebaik-baiknya penghambaan agar kita menjadi manusia yang disukai oleh Allah SWT. Apabila Allah telah suka, maka pintu keridaan akan terbuka. Apabila Allah telah rida, niscaya surga bukan lagi menjadi harapan semata.
※ Hal Ihwal Terkait Penyambutan Ramadan
Hadirin rahimakumullah..
Allah SWT telah menjelaskan di dalam Al-Quran sifat-sifat atau karakteristik manusia yang benar-benar menghamba kepada-Nya. Allah menamakannya dengan sebutan عباد الرحمن 'ibadur-Rahman yaitu para hamba Allah Yang Maha Rahman. Sifat-sifat kehambaan inilah yang akan menjadi jalan bagi manusia untuk mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT. Dalam arti lain, apabila seorang mukmin sudah menerapkan sifat-sifat ini dalam proses penghambaannya, maka ia sudah menjadi mukmin yang sejati.
Beberapa sifat yang Allah gambarkan dalam Surah Al-Furqan sebagai berikut:
Allah berfirman:
وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَرْضِ هَوْنًا وَّاِذَا خَاطَبَهُمُ الْجٰهِلُوْنَ قَالُوْا سَلٰمًا - سورة الفرقان: ٦٣
Artinya: "Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, “Salam.”". [Surah Al-Furqan: 63]
Sifat yang pertama adalah tawaduk atau rendah hati. Tidak merasa dirinya paling baik, paling saleh, paling rajin, paling lebih lainnya dari orang lain. Sungguh apabila sifat ini sudah melekat pada dirimu, maka Allah akan meninggikan derajatmu. Begitupun sebaliknya, bagi orang yang berjalan di atas bumi ini dengan tingkah laku yang sombong, maka bukanlah termasuk dari golongan 'ibadur-rahman dan tak pantas mendapatkan surga Allah SWT. Rasul SAW mengatakan:
وَلَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ أَحَدٌ فِيْ قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبّةِ خَرْدَلٍ مِنْ كِبْرِيَاء
Artinya: "Tidak akan masuk surga seseorang yang ada di dalam hatinya sebesar biji sawi dari kesombongan".
Sifat kedua yaitu sabar. Sebagaimana firman Allah:
وَاِذَا خَاطَبَهُمُ الْجٰهِلُوْنَ قَالُوْا سَلٰمًا - سورة الفرقان: ٦٣
Artinya: "dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, “Salam.”". [Surah Al-Furqan: 63]
Maksudnya, jika mereka ('ibadur-rahman) berhadapan dengan orang yang menghina, mencemooh, atau mendapatkan perbuatan yang tidak menyenangkan hati, maka mereka selalu berusaha untuk menahan diri dan tidak membalasnya dengan kejelekan pula, melainkan cukup dengan senyuman dan mendoakan kebaikan.
Al-Quran
Kumpulan tulisan dengan kata kunci Al-Quran dan cabang ilmunya bisa teman-teman temukan
di siniSifat yang ketiga dari 'ibadur-rahman adalah menjadikan malam untuk bermunajat, bermesra penuh kekhusyukan kepada Allah dengan melakukan salat dan amalan lainnya. Firman Allah SWT:
وَالَّذِيْنَ يَبِيْتُوْنَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَّقِيَامًا
Artinya: "Dan, orang-orang yang mengisi waktu malamnya untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri". [Surah Al-Furqan: 64]
Sebagian ulama mengatakan "orang yang melakukan salat dua rakaat setelah magrib dan isya maka orang tersebut sudah termasuk dari orang yang menghidup-hidupi malam".
Keempat, sifat Ibadur-Rahman adalah orang yang selalu berdoa meminta kepada Allah dijauhkan dari api neraka.
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَۖ اِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًاۖ
Artinya: "Dan, orang-orang yang berkata, “Wahai Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahanam dari kami (karena) sesungguhnya azabnya itu kekal.”" (Surah Al-Furqan: 65)
※ Mengapa Ahlussunnah Tetap Relevan Hari ini
Kelima, sifat Ibadur-Rahman adalah seimbang dalam membelanjakan harta. Artinya, tidak berlebihan dan tidak pula kikir baik bagi dirinya maupun yang wajib dinafkahinya. Para hamba-hamba Allah adalah orang-orang yang adil, berimbang, dan mengambil jalan tengah. Seimbang di sini dapat pula dikaitkan dengan segala aspek dari kehidupan,misalnya makan, tidur, bahkan dalam hal ibadah sekalipun. Allah berfirman:
وَالَّذِيْنَ اِذَآ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَامًا
Artinya: "Dan, orang-orang yang apabila berinfak tidak berlebihan dan tidak (pula) kikir. (Infak mereka) adalah pertengahan antara keduanya." (Al-Furqan: 67)
Sifat yang keenam 'ibadur-Rahman adalah tafakur, yaitu usaha merenungkan dan memikirkan kekuasaan-kuasaan Allah misalnya melalui bagaimana dirinya diciptakan, penciptaan alam semesta beserta keindahan dan fenomenanya, dan lain-lain sehingga menambahkan keimanan dan tidak memungkinkan hatinya untuk menyekutukan Allah.
وَالَّذِيْنَ لَا يَدْعُوْنَ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ وَلَا يَقْتُلُوْنَ النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَ اللّٰهُ اِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُوْنَۚ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ يَلْقَ اَثَامًا ۙ
Artinya: "Dan, orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain, tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina. Siapa yang melakukan demikian itu niscaya mendapat dosa." (Surah Al-Furqan: 68)
Itulah karakteristik atau sifat-sifat orang yang memiliki kesungguhan dalam menghamba pada Allah yang terekam dalam Surah Al-Furqan. Sesungguhnya masih banyak sifat dan karakteristik yang Allah gambarkan dalam ayat maupun surat lain. Semoga kita termasuk dalam kategori tersebut. Amin ya Rabbal 'Alamin.
بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم ونفعني وإياكم بالآيات والذكر الحكيم، وتقبل مني ومنكم تلاوته إنه هو السميع البصير
※ Membentuk Karakter ala Al-Azhar
Khutbah Kedua
الحمد لله حمد الشاكرين له الواقفين على بابه حتى يرضى ويفتح علينا فتوح العارفين به، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده صدق وعده ونصر عبده وأعز جنده، وهزم الأحزاب وحده ، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله ونبيه وصفيه وحبيبه بلغ الرسالة وأدى الأمانة ونصح للأمة وجاهد في سبيل الله حتى أتاه اليقين، فصلى الله عليك وسلم يا سيدي يا رسول الله
أما بعد، فيا عباد الله … إتقوالله فيما أمر وانتهوا عما نهى واعلموا أن الله أمركم بأمر بدأ فيه بنفسه وثنى بملائكته بقدسه وقال تعالى أن الله وملائكته يصلون على النبي يا أيها الذين أمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد، كما صليت على سيدنا إبراهيم وعلى آل سيدنا إبراهيم، وبارك على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد كما باركت على سيدنا إيراهيم وعلى آل سيدنا إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد
اللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسلمات الأحياء منهم والأموات
اللهم ادفع عنا البلاء والوباء والزلازل والمحن ما ظهر منها وما بطن عن بلدنا إندونيسيا خاصة وسائر بلدان المسلمين عامة يا رب العالمين
نسألك اللهم بحرمة بابك كله أن تنزل النعيم والخلد على أرواح الشهداء وضحايا الإرهابي في مشارق الأرض ومغاربها وأن تنزل العافية والشفاء على الجرحى والمصابين وأن تنزل الأمان والعافية على بلادنا وأوطاننا كلها وعلى بلاد العالمين ونسألك اللهم لأهل أرض إندونيسيا على وجه الخصوص أن تحفظهم، اللهم احفظ إندونيسيا وشعبها العظيم واحفظ عقولهم وزك نفوسهم ووسع أرزاقهم وجمل أخلاقهم وابسط بينهم بساط الرخاء والعافية و الوفرة والسعة
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.
عباد الله، إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون، واذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم ولذكر الله أكبر