Madrasah Tahfidz Al-Azhar Resmi Dibuka

Deputi Al-Azhar, Prof. Dr. Muhammad Abdurrahman Muhammad ad-Duwaini mengatakan bahwa Syekhul-Azhar, Prof. Dr. Ahmad at-Tayyib sangat serius menyiapkan pembangunan karakter (bina’ asy-syakhsiyyah) yang kuat bagi para pelajar Al-Azhar. Yang tak kalah penting juga membekali mereka dengan ilmu yang mendalam agar menjadi generasi yang kuat menghadapi berbagai pemikiran menyimpang yang merusak tatanan dan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat, sehingga nantinya bisa menjadi duta-duta Al-Azhar yang mumpuni di negara masing-masing.

Hal itu disampaikan oleh Ad-Duwaini saat memberikan sambutan pada pembukaan madrasah tahfidz Al-Quran yang diberi-nama “Al-Imam Ath-Thayyib”. Madrasah ini dikhususkan untuk pelajar asing yang terdaftar di salah satu lembaga pendidikan di dalam negeri atau di luar Mesir.

Acara yang dihadiri oleh Prof. Dr. Nahla Ash-Sha’idy, Direktur Pusat Pengembangan Pendidikan Pelajar dan Mahasiswa Asing Al-Azhar yang juga Dekan Fakultas Al-‘Ulum Al-Islamiyyah Universitas Al-Azhar tersebut diselenggarakan di Ma’had Fatayat al-Bu’uth al-Islamiyyah, pada 4 Juli 2021.

Memorabilia Para Santri di Masjid Al-Azhar
Mengenang hari-hari para talib yang dahulu hidup di sekitaran (mujawir) masjid Al-Azhar.

Ad-Duwaini menambahkan bahwa didirikannya madrasah ini juga untuk memperkuat jalinan persaudaraan antara pelajar Al-Azhar dengan non-Al Azhar dalam satu ikatan Al-Quran dan ilmu-ilmu keislaman. Hal itu dengan harapan bahwa Al-Quran dan ilmu-ilmu syara’ dapat meluruskan akhlak seseorang dan memberikan petunjuk untuk menjadi lebih matang dalam melaksanakan kebaikan serta menjauhi larangan di samping tugas-tugas menjauhkan apa saja yang membahayakan bagi orang lain. (*)


Baca juga warta lain di rubrik AKHBAR atau pilih ragam tulisan di Tawazun