Membantu Orang Lain Adalah Manfaat Untuk Diri Sendiri

Syekh Ahmad Ath-Thayyib menjelaskan bahwa akan datang satu hari ketika setiap manusia berdiri di hadapan sebuah pengadilan ilahi. Di sana, seseorang akan dimintai pertanggungjawaban: apakah ia telah memenuhi hak-hak masyarakat, ataukah justru lalai?

Jika seseorang melaksanakan kewajibannya terhadap masyarakat, menolong, memberi, dan peduli, maka seluruh kebaikan itu akan kembali kepada dirinya dalam bentuk pahala dan balasan berlipat. Dengan kata lain, menebar manfaat kepada orang lain pada hakikatnya adalah menebar manfaat kepada diri sendiri.

Karena itu, agama memberi nilai besar bagi siapa pun yang memberi makan orang fakir, menolong sesama, bergotong royong, dan menyelamatkan orang-orang yang tertimpa musibah. Semua itu bukan hanya tindakan sosial, tetapi ibadah yang kelak menjadi penyelamat.

Syekh Ath-Thayyib menegaskan, seseorang yang seratus persen kapitalis atau sepenuhnya marxis tidak akan memedulikan urusan-urusan kemanusiaan semacam ini. Kapitalis akan menyuruh mereka meminta bantuan kepada pemerintah atau pihak lain. Sementara pendekatan lain mengatakan bahwa semua ini adalah tugas negara, bukan tanggung jawab individu.

Agama hadir untuk menyeimbangkan semuanya. Ia menanamkan kesadaran bahwa kebaikan sosial bukan sekadar tanggung jawab struktural, tetapi juga kewajiban moral dan spiritual setiap manusia. Dengan menolong orang lain, kita sedang menolong diri sendiri.

VIDEO Syekh Ahmad Ath-Thayyib

💡
Simak terjemahan lain di kanal YouTube Tawazun ID dan Subscribe untuk mengikuti update terkini.