Musim Kedua Lomba Menghafal Al-Quran, Berikut Pesan Wakilul-Azhar kepada Para Penghafal
TAWAZUN.ID — “Tidak ada obat untuk permasalahan-permasalahan dunia saat ini kecuali dengan bertindak sesuai dengan apa yang ada dalam Al-Quran dan mengacu pada Sunnah Nabi yang suci.”
“Al-Quran menyerukan [dua hal]: perdamaian tanpa menjadi lemah; dan kekuatan tanpa menindas.”
“Pesan Wakilul-Azhar kepada para pemenang Lomba Hafalan Al-Quran ‘Faisal Al-Islami’: Kalian adalah duta-duta Islam, jadilah citra yang bersinar bagi Al-Quran dan mercusuar yang akan memandu siapapun yang mencari kebenaran.”
Yang Mulia Prof. Dr. Muhammad Adh-Dhuwaini, Wakilul-Azhar, mengatakan, “Perkembangan berbahaya yang disaksikan dunia saat ini tidak ada solusinya kecuali dengan bertindak sesuai dengan apa yang ada dalam Kitab Allah dan kembali ke Sunnah Nabi-Nya yang Mulia –Shallallahu alaihi wa sallama, agar manusia dapat aman, baik bagi kehidupan, negara, maupun generasi selanjutnya.” Beliau menekankan bahwa Allah Yang Maha Esa akan melindungi orang-orang yang menghafal kitab suci Al-Quran. Karena Al-Quran hadir sebagai panduan bagi seluruh umat manusia, juga jaminan perdamaian dan keamanan. Al-Quran menyerukan perdamaian tanpa menjadi lemah; dan kekuatan tanpa menindas. Begitu juga Al-Quran menekankan bahwa seluruh tindakan berpaling dari bimbingan-Nya, dari metode-Nya yang benar, dari jalan-Nya yang lurus, merupakan penyebab penderitaan umat manusia saat ini yang terpecah belah. Dialah yang menjamin hak setiap manusia dan menjadikan senyuman di wajah manusia sebagai sedekah. Apalagi jaminan hak untuk kehidupan mereka, anak-anak mereka, dan harta mereka.
Dalam sambutannya pada acara puncak Penganugerahan Bank Islami Faisal untuk Para Penghafal Al-Quran (25/11/2023), Wakilul-Azhar Syekh Muhammad Adh-Dhuwaini menjelaskan bahwa Al-Azhar bekerja sama dengan Bank Islami Faisal untuk menyelenggarakan kompetisi menghafal Al-Quran. Hal itu dalam rangka memotivasi generasi muda maupun tua agar memperhatikan Kitab Allah yang agung. Selain itu juga menguatkan bahwa perhatian besar Al-Azhar untuk menyelenggarakan dan menggelar lomba-lomba tersebut, adalah untuk menunjukkan perannya dalam berbagai bidang agama dan ilmu pengetahuan. Khususnya terhadap Al-Quran dan para penghafalnya.
※ Bid’ah dalam Membaca Al-Quran
Syekh Muhammad Adh-Dhuwaini menyatakan, “Adalah suatu kebanggaan tersendiri bahwa Mesir memiliki lembaga-lembaga yang peduli dengan Al-Quran dan penghafalnya— yang mereka adalah hamba Allah yang istimewa. Beliau berterima kasih kepada pihak direksi Bank Islami Faisal Mesir karena telah menjadi sponsor kompetisi ini dengan penawaran hadiahnya yang berjumlah 1,5 juta Pounds Mesir. Beliau menjelaskan bahwa pada musim kedua tahun ini, telah tercatat 5.684 (lima ribu enam ratus delapan puluh empat) kontestan yang telah mendaftar untuk kompetisi tersebut. Hal itu karena penilaian perlombaan tersebut digagas dengan kerja sama antara Direktorat Umum Masjid Al-Azhar dan Komite Tashih Al-Quran Al-Azhar. Tercatat juga, bahwa penyelanggaraan kompetisi ini tidak hanya bertempat di Masjid Al-Azhar Al-Syarif saja, melainkan juga di berbagai provinsi di Republik Arab Mesir. Hal itu dilakukan untuk memudahkan para peserta, sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW, “Permudahlah dan jangan mempersulit.”
Al-Quran
Kumpulan tulisan dengan kata kunci Al-Quran dan cabang ilmunya bisa teman-teman temukan
di siniDalam pesannya kepada para penghafal Al-Quran yang menang, Wakilul-Azhar mengatakan:
“Hari ini kita merayakan kemenangan para juara pertama di setiap cabang. Kami menyerukan kepada anak-anak kami yang menjadi penghafal Al-Quran. Jadilah citra yang bersinar bagi Al-Quran, mereka memahami betul dan berjalan dengan tuntunan Al-Quran.
Jangan menjadi pintu gerbang bagi orang-orang yang ragu terhadap akhlak Islam, tetapi jadilah mercusuar yang membimbing mereka dalam mencari kebenaran. Kalian adalah duta-duta Islam. Jika kalian berbuat baik dan mengikuti petunjuk Al-Quran, niscaya orang-orang akan mengikuti risalah luhurmu. Namun jika kalian tergelincir, niscaya akan menyebabkan orang-orang menyimpang dari jalan yang lurus. Renungkanlah, mana dari kedua kelompok ini yang lebih baik dalam status dan kedudukannya. Tentu kami yakin pada kalian. Al-Azhar Asy-Syarif di bawah kepemimpinan Yang Mulia Imam Akbar Dr. Ahmad Ath-Thayyib, Syekhul-Azhar, mengapresiasi usaha dan ikhtiar kalian dalam menghafal Al-Quran. Begitu pula dalam berupaya semaksimal mungkin untuk menyampaikan risalah luhur Islam, kalianlah para penghafal Al-Quran yang mewakili pilar penting risalah ini.”
Wakilul-Azhar juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Presiden Abdel Fattah Al-Sisi, Presiden Republik Arab Mesir, dan Yang Mulia Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib, Syekhul-Azhar, berkat sponsor keduanya dalam kompetisi-kompetisi yang mendorong masyarakat Mesir untuk menghafal Al-Quran. Berikut dalam mempersembahkan setiap hadiah yang begitu berharga dan bernilai dalam rangka memajukan bangsa Mesir menuju puncak ilmu pengetahuan, kebanggaan, dan kemajuan. Terakhir, beliau berharap pada Allah Yang Maha Esa untuk melindungi Mesir dan rakyatnya, dan agar menolong mereka yang tertindas di Palestina dan di manapun berada.