Para Utusan Al-Azhar di Afghanistan Baik-baik Saja
Kondisi terkini di Afghanistan beberapa waktu ini tersiar bergejolak seiring kelompok milisi Taliban menguasai negara itu. Sejumlah utusan Al-Azhar yang sedang berada di sana mendapat perhatian khusus dari para petinggi Al-Azhar di Kairo.
Setiap tahunnya, Al-Azhar melalui lembaga di bawah naungannya Majma' Al-Buhuts Al-Islamiyyah (Akademi Riset Keislaman) mengirimkan banyak utusan ke banyak negara di dunia. Para Mab'uts (utasan) yang biasanya terbagi dalam spesialisasi syar'i (fikih), lughawi (bahasa), dan da'wi (dakwah) itu dikirim ke sejumlah negara di dunia. Terdapat 23 orang utusan Al-Azhar untuk Afghanistan di tahun periode ini.
Sebagaimana dilansir dalam koran Sout Al-Azhar edisi Rabu 10 Muharram 1443 H., Sekretaris Jenderal Akademi Riset Keislaman Dr. Nadzir 'Ayyad menegaskan bahwa semua utusan Al-Azhar di Afganistan dalam kondisi baik-baik saja. Mereka sedianya dievakuasi awal pekan ini. Namun, situasi di bandara yang tidak kondusif membuat mereka untuk sementara berada di area Kedutaan Mesir di Kabul, Afghanistan.
"Komunikasi-komunikasi terus berlangsung untuk memastikan kondisi para utusan Al-Azhar baik-baik saja. Jika sesuai rencana, mereka akan dievakuasi ke Mesir secepatnya setelah situasi stabil. ", kata Dr. Nadzir 'Ayyad.
Ia juga menyatakan bahwa Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib memberi perhatian penuh terhadap 23 orang utusan itu dan terus mengusahakan kemudahan untuk proses evakuasi nantinya. Selain itu, Dr. Nadzir 'Ayyad juga menyatakan adanya kemungkinan mengirimkan pesawat tempur untuk membantu proses evakuasi jika situasi dinilai mendesak. (Hid via Sout Al-Azhar)
Baca juga warta lain di rubrik AKHBAR atau pilih ragam tulisan di Tawazun