Syekhul-Azhar dan Direktur ALECSO Bahas Kurikulum Bersama untuk Bahasa Arab dan Sejarah Arab

TAWAZUN.ID — Imam Akbar Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib menerima kunjungan Direktur Jenderal Organisasi Arab untuk Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan (ALECSO) Liga Arab Prof. Dr. Muhammad Wuld A’mar, di Masyakhah Al-Azhar, Kairo, Rabu (16/07/2025). Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan antarkawasan Arab.

Dalam pertemuan tersebut, Syekhul-Azhar menyampaikan keprihatinannya atas merosotnya kualitas pengajaran bahasa Arab secara drastis dan belum pernah terjadi sebelumnya. Menurutnya, kondisi ini menimbulkan tantangan besar bagi dunia Arab. Ia pun melontarkan gagasan agar dunia Arab memiliki kurikulum bersama untuk bahasa Arab dan sejarah Arab yang diajarkan secara seragam di semua negara.

“Mengapa tidak ada kesepakatan atas kurikulum bersama yang bisa dijadikan acuan dalam pengajaran bahasa Arab dan sejarah Arab di seluruh negara Arab?” tanya Imam Akbar.

Beliau juga menyoroti perbedaan pendekatan dalam mengajarkan sejarah Arab di tiap negara, yang berdampak pada disintegrasi identitas kolektif Arab dan pengabaian terhadap isu-isu krusial seperti Palestina. Bahkan, sebagian negara menghapus atau meminimalisasi bahasan Palestina dari kurikulum, sementara di sisi lain, pihak lain justru menanamkan sejarah palsu sejak anak-anak.

Syekhul-Azhar menekankan bahwa kurikulum sekolah harus relevan dengan realitas umat Arab agar generasi muda tumbuh dengan kesadaran terhadap isu-isu umat dan bangga terhadap warisan Islam. Ia juga memperingatkan bahaya penetrasi pendidikan asing yang dapat merusak identitas budaya dan bahasa Arab serta melemahkan ikatan generasi muda dengan akar peradaban mereka.

Bahasa Arab

Kumpulan tulisan terkait bahasa Arab dan khazanah ilmunya bisa teman-teman temukan

di sini

Sebagai bentuk tanggung jawab, Al-Azhar telah membangun pusat-pusat pembelajaran bahasa Arab untuk penutur asing di berbagai belahan dunia, guna menjaga keterkaitan umat Muslim dengan bahasa dan identitas mereka.

Sementara itu, Direktur Jenderal ALECSO menyampaikan apresiasinya kepada Al-Azhar atas peran besar dalam melestarikan dan menyebarkan bahasa Arab. Ia menyoroti tantangan globalisasi pendidikan yang mengikis kekhasan sistem pendidikan nasional dan menjadikan sebagian negara, khususnya yang lemah secara ekonomi, harus tunduk pada tekanan donor luar.

Ia mengungkapkan bahwa ALECSO berupaya menjajaki kerja sama dengan Al-Azhar dalam merancang sistem referensi bahasa Arab yang setara dengan TOEFL untuk bahasa Inggris, serta memperluas kemungkinan kerja sama akademik dan beasiswa mahasiswa asing, termasuk rencana proyek kolaboratif antara Universitas Al-Azhar dan universitas-universitas di dunia Arab.


💡
Baca juga warta lain di rubrik BERITA atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID