Universitas Al-Azhar Gelar Vaksinasi untuk 13 Ribu Mahasiswa

TAWAZUN.ID — Dalam surat kabar resmi Al-Azhar (22/09) Rektor Universitas Al-Azhar Prof. Dr. Muhammad Husain Al-Mahrashawi mengumumkan persiapan yang sedang ditempuh kampus untuk memulai tahun ajaran baru 2021-2021. Di antara program yang sedang dijalankan yaitu vaksinasi Covid-19 untuk 13 ribu mahasiswa Al-Azhar yang tersebar seantero Mesir. Tahun ajaran baru sedianya akan resmi dibuka pada 9 Oktober mendatang.

Al-Mahrsahawi sebagaimana dilansir koran Shaut Al-Azhar juga menyatakan bahwa seluruh nilai tahun ajaran lalu telah purna diumumkan. Demikian juga pelaksanaan ujian-ujian susulan dan perbaikan nilai. Selain itu, kampus melalui tim khusus penanganan wabah juga secara rutin melakukan sterilisasi area kampus, kelas, juga 35 asrama mahasiswa yang tersebar baik di dalam Kairo maupun yang berada di provinsi-provinsi lain dari Aswan hingga Aleksandria di Mesir.

Sementara itu, Dr. Mahmud Shiddiq, Wakil Rektor bagian Pascasarjana yang sekaligus menjadi supervisor (Al-Musyrif Al-’Am) rumah sakit di bawah naungan Al-Azhar menyatakan bahwa vaksinasi terus berjalan untuk para mahasiswa. 13 ribu mahasiswa telah mendapat jatah vaksin Covid-19 yang dilaksanakan di sejumlah titik yang ditentukan di setiap area kampus Universitas Al-Azhar.

Urgensitas Ujian Seleksi Masuk Al-Azhar
Hal ihwal seleksi nasional masuk universitas Al-Azhar yang dipersoalkan beberapa orang.

Ia menambahkan bahwa sivitas akademika Al-Azhar yang belum mendapatkan vaksin agar segera mendaftar di situs resmi Kementerian Kesehatan Mesir terlebih dahulu sebelum mendatangi lokasi vaksinasi di area kampus. Seluruh pendaftaran dan proses vaksinasi diselenggarakan gratis tanpa pengurusan yang berbelit. Lokasi yang dipilih pun dibebaskan. Selagi sudah mendaftar di situs kementerian, mahasiswa maupun sivitas akademika Al-Azhar secara umum bisa langsung menuju lokasi vaksinasi terdekat.

Dalam kesempatan yang sama, Mayor Jenderal Aiman Ad-Dardiri, Kepala Urusan Asrama Mahasiswa Universitas Al-Azhar menegaskan bahwa vaksinasi menjadi salah satu syarat untuk menetap di asrama-asrama mahasiswa di bawah pengelolaan Al-Azhar. Setiap mahasiswa baik yang menetap di asrama dalam Kairo maupun kota-kota lain wajib mengambil vaksin sebagai wujud ikhtiyar di masa pandemi ini. (hid)


Baca juga warta lain di rubrik AKHBAR atau pilih ragam tulisan di Tawazun