Skip to content

Al-Azhar Kawal Langsung Program Mushaf Al-Aqsha Palestina

Imam Akbar terima kunjungan penasehat presiden Palestina. Selain setujui program Mushaf Al-Aqsha, Al-Azhar juga tambahkan kuota beasiswa khusus.

FOTO Syekh Ahmad Ath-Thayyib bersama Dr. Mahmoud Al-Habbash.
FOTO Syekh Ahmad Ath-Thayyib bersama Dr. Mahmoud Al-Habbash.

TAWAZUN.ID — Konselor Keagamaan Presiden Palestina Dr. Mahmoud Al-Habbash bertamu ke Masyakhah Al-Azhar di bilangan Hadiqah Al-Khalidin, Ad-Darrasah, Kairo, Mesir pada Selasa (14/06) lalu. Kunjungannya untuk menemui pemimpin Al-Azhar Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib kali ini juga membawa salam hormat dan untaian doa yang dikirimkan oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas Abu Mazen untuk sang Imam Akbar.

Penasehat Keagamaan Presiden Palestina Dr. Mahmoud Al-Habbash menemui Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib di Kairo.
Penasehat Keagamaan Presiden Palestina Dr. Mahmoud Al-Habbash menemui Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib di Kairo.

Selain itu, apresiasi khusus dari presiden juga disampaikan kepada Imam Akbar sehubungan dengan partisipasi aktif beliau dalam memberi arahan langsung pada program verifikasi (murajaah) dan wakaf mushaf Al-Quran yang digarap negara Palestina. Mushaf yang dinamai Mushaf Al-Masjid Al-Aqsha ini pun sedianya akan diverifikasi hingga tuntas oleh Al-Azhar melalui Majma Al-Buhuts Al-Islamiyyah (Akademi Riset Keislaman Al-Azhar). Penting untuk diketahui, lembaga think tank Al-Azhar yang diketuai langsung oleh Syekhul-Azhar inilah yang menaungi berbagai lajnah ilmiah, salah satunya ialah lajnah pentashihan mushaf Al-Quran yang otoritatif di Mesir.

Al-Quran

Kumpulan tulisan dengan kata kunci Al-Quran dan cabang ilmunya bisa teman-teman temukan

di sini

Dalam kunjungan kenegaraan ini, Dr. Mahmoud Al-Habbash yang juga menjabat kadi tertinggi (qadhi al-qudhah) Palestina menyatakan bahwa Al-Azhar Asy-Syarif ialah lembaga yang senantiasa mendukung perjuangan Palestina. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih, mewakili masyarakat Palestina, atas peran Al-Azhar dan Syekh Ahmad Ath-Thayyib dalam membela hak-hak mereka, utamanya dalam upaya menuntut keadilan. Dukungan kuat dari Al-Azhar inilah yang disebutnya sangat berpengaruh dalam kelangsungan perjuangan Palestina melawan kelompok Zionis.

Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib pun membalas salam untuk Palestina, baik untuk para pemimpin maupun rakyatnya, “Dukungan Al-Azhar untuk bangsa Palestina dan perjuangannya termasuk kewajiban yang sudah seharusnya. Palestina senantiasa ada di hati Al-Azhar sebagaimana (kami yakin) Al-Azhar mempunyai tempat tersendiri di hati Palestina. Al-Azhar juga akan terus mendukung Palestina hingga Allah SWT mengizini bangsa yang terzalimi ini untuk merebut kembali tanah air dan hak-haknya.”

Umat Islam dan Identitas yang Terjajah
Kemunduran umat Islam bukan hanya sebab kolonialisme, melainkan juga sebab dari dalam diri umat sendiri: kejumudan berpikir dan krisis perjuangan.

Di sela-sela pertemuan ini pula, sebagaimana dilansir agensi berita Palestina wafa.ps, Imam Akbar juga memberi hadiah khusus berupa beasiswa untuk para pemuda Palestina yang akan belajar di Al-Azhar. Sebanyak 100 beasiswa telah disiapkan untuk para pelajar Palestina dari dalam negeri, sementara 50 beasiswa untuk diaspora Palestina di berbagai negeri. Total beasiswa ini, sebagaimana penuturan Al-Habbash dalam akun Facebook-nya, adalah tambahan untuk kuota yang setiap tahun Al-Azhar berikan untuk pelajar Palestina.

Dalam pertemuan ini, Syekhul-Azhar juga mengabarkan rencananya untuk mendirikan madrasah menengah (ma'had) di bawah naungan langsung Al-Azhar di Kota Al-Khalil (Hebron), sebuah kota yang diyakini menjadi tempat Nabi Ibrahim dimakamkan. Madrasah ini sedianya menjadi madrasah kedua yang dimiliki oleh Al-Azhar di Palestina, setelah berhasil dengan madrasah pertamanya yang berdiri di Jalur Gaza. (mhd)


💡
Baca juga warta lain di rubrik AKHBAR atau pilih ragam tulisan di Tawazun

Latest