Skip to content

Al-Azhar Kutuk Agresi Israel Ke Gaza di Tengah Gencatan Senjata

Serangan brutal Israel ke Gaza saat gencatan senjata dikecam Al-Azhar sebagai pengkhianatan terhadap perjanjian dan pelanggaran kemanusiaan.

FOTO Masyakhah Al-Azhar di Kairo, Mesir.
FOTO Masyakhah Al-Azhar di Kairo, Mesir.

TAWAZUN.ID — Al-Azhar mengutuk keras agresi teroris Israel ke wilayah Gaza dan pelanggaran entitas Zionis terhadap perjanjian penghentian agresi (gencatan senjata). Serangan itu merupakan sebuah aktivitas yang membuktikan sifat dari entitas Zionis ini. Yakni pengkhianatan dan pengingkarannya terhadap perjanjian serta kesepakatan gencatan senjata.

Menurut Al-Azhar, serangan itu telah melanggar perjanjian penghentian agresi dan menargetkan orang-orang tak berdosa di tenda-tenda mereka tatkala mereka sedang tidur. Serangan itu adalah bukti pengkhianatan dan pelanggaran kaum Zionis terhadap perjanjian gencatan.

Lebih lanjut, Al-Azhar menyatakan bahwa entitas Zionis tidak mempunyai tanggung jawab, bahkan sejarah telah menjadi saksi valid atas pelanggaran meraka terhadap perjanjian dan kesepakatan gencatan yang telah dibuat.

Al-Azhar mengutuk keras agresi biadab yang dilancarkan oleh entitas Zionis Israel terhadap warga tak berdosa di Gaza pada waktu fajar. Yakni tatkala warga Palestina sedang tidur di tenda-tenda mereka. Serangan biadab itu mengakibatkan lebih dari 400 orang syahid dan ratusan orang luka-luka, yang mana sebagian besar korbannya adalah perempuan dan anak-anak. Bahkan serangan itu dilakukan setelah adanya kesepakatan untuk menghentikan agresi di depan mata dan telinga seluruh dunia. Serangan itu adalah sebuah pemandangan yang membuktikan sifat entitas Zionis, pengkhianatan dan pengingkarannya terhadap perjanjian gencatan serta janji-janjinya dalam rangka untuk memaksa orang-orang Palestina keluar dari tanah mereka meskipun telah berulang kali ditolak secara global.

Palestina

Kumpulan tulisan yang mengangkat isu dan perjuangan Palestina dapat kalian temukan

di sini

Dari serangan biadab itu, Al-Azhar menegaskan bahwa entitas Zionis telah membuktikan diri kepada seluruh dunia bahwa mereka tidak memiliki sisi kemanusiaan dan kesopanan. Kejahatannya telah mengekspos wajah mereka yang berlumuran darah dan sejarah mereka yang melanggar perjanjian serta kesepakatan. Selain itu, bahwa semua yang dilakukan kaum Zionis adalah mempraktikkan penipuan untuk menarik napas dan melakukan lebih banyak kejahatan serta pembantaian. Kaum Zionis mereka tidak akan mengambil langkah nyata untuk menghentikan agresi selama rakyat Palestina dipaksa untuk meninggalkan tanahnya, meskipun ada penolakan global yang berulang. Selama ada kekuatan global yang mendukung mereka dan tetap diam atas kejahatannya, memberi lampu hijau untuk terus melanggar konvensi kemanusiaan dan moral internasional serta melindunginya dari pertanggungjawaban atas kejahatan genosida dan pembersihan etnis yang tidak dapat digambarkan dengan kata-kata untuk menggambarkan kekejian dan kekejamannya.

Al-Azhar juga menegaskan bahwa apa yang disaksikan dunia pada (serangan) fajar hari itu adalah terorisme biadab yang ditambahkan ke dalam catatan kriminal entitas ini yang telah melanggar darah, kehormatan, tanah dan hak-hak orang tak berdosa, serta menekankan bahwa mendukung penjajah penjajah dan menutup mata terhadap apa yang dilakukannya adalah sebuah kemurtadan peradaban dan moral, serta partisipasi aktif dalam kejahatan yang dilakukannya.

Al-Azhar menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memikul tanggung jawab dengan mengambil tindakan segera menghentikan mesin pembunuh Zionis dan mengadili para pelaku kejahatan serta pembantaian di antara para pemimpin entitas penjajah ini.


💡
Baca juga warta lain di rubrik BERITA atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID

Latest