Al-Azhar Kutuk Teror Mobil Tabrak Kerumunan di Magdeburg, Jerman

TAWAZUN.ID — Al-Azhar Asy-Syarif mengutuk insiden mobil tabrak kerumunan yang mengerikan di sebuah pasar Natal kota Magdeburg, Jerman yang mengakibatkan kematian dan sejumlah orang cidera.

Insiden atau tragedi mobil tabrak kerumunan itu sendiri terjadi ketika sebuah mobil BMW yang melaju kencang menabrak orang-orang di pasar Natal Kota Magdeburg, Jerman Timur, pada Jumat (20/12), pukul 19.00 waktu setempat, ketika pasar sedang dipenuhi pengunjung.

Akibat tragedi tabrakan itu, empat orang dinyatakan meninggal dunia, termasuk seorang anak kecil tak berdosa, sementara jumlah korban cideranya tembus menjadi 200-an korban. Dari dua ratusan orang yang cidera, sekitar 40 orang mengalami luka serius yang mengkhawatirkan.

Pihak berwenang Jerman telah menangkap dan menyelidiki seorang pria berusia 50 tahun; dokter psikiatrik asal Arab Saudi yang telah tinggal di Jerman sejak 2006. Ia disinyalir kuat sebagai pelaku teror penabrakan mobil di kerumunan orang yang terjadi di Magdeburg Jerman. Dokter asal Arab Saudi yang kemudian diketahui bernama Taleb A itu memiliki pandangan anti-Islam dan pendukung partai-partai anti-Islam. Ia juga pendukung gerakan sayap kanan Alternative for Germany (AfD) yang kerap mengkritik Jerman atas penanganannya terhadap pengungsi Saudi.

Pemikiran

Kumpulan tulisan bertopik pemikiran dan keislaman bisa teman-teman temukan

di sini

Bahkan dalam satu wawancaranya dengan surat kabar Jerman FAZ dab BBC pada 2019, Taleb A dengan tegas menyatakan bahwa Tidak ada Islam yang baik. Pihak pemerintah Arab Saudi sendiri, sebenarnya telah memperingatkan otoritas Jerman tentang potensi teror dari pelaku tabrakan kerumunan di Pasar Natal Jerman, sebelum terjadinya insiden. Sumber Saudi mengatakan kepada Reuters bahwa Arab Saudi telah mengirimkan peringatan setelah pelaku penyerangan memposting unggahan di akun X (sebelumnya Twitter) yang mengancam perdamaian dan keamanan.

Menyikapi terjadinya teror mengerikan itu, Al-Azhar menegaskan bahwa menyerang dan meneror orang-orang yang tidak bersalah, apa pun agama atau kepercayaannya adalah kejahatan yang keji dan merupakan penyimpangan dari seluruh ajaran agama beserta nilai-nilai kemanusiaan dan moral yang bertujuan untuk menjaga darah dan membangun kontruksi hidup berdampingan antar manusia, yang mana itu semua membutuhkan upaya internasional yang terpadu demi menghilangkan pemikiran ekstremis dan mencabut sumber-sumbernya dari dunia, serta memperkuat upaya yang bertujuan menyebarkan nilai-nilai toleransi, perdamaian, dan persaudaraan manusia.

Al-Azhar Asy-Syarif menyampaikan belasungkawa yang tulus dan simpati mendalam kepada keluarga para korban, seraya mendoakan kesembuhan bagi mereka yang terluka.


💡
Baca juga warta lain di rubrik BERITA atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID