Al-Azhar Mengutuk Serangan Brutal Israel ke Kamp Pengungsi Rafah dan Mendesak Seruan Global Penghentian Serangan

TAWAZUN.ID — Al-Azhar mengutuk keras penyerangan tenda pengungsi di Rafah dan menyerukan komunitas internasional untuk mengambil tindakan tegas dan segera.

Al-Azhar kembali memberikan penghormatannya kepada perlawanan Palestina yang berani dalam menghadapi genosida dan pengusiran paksa.

Al-Azhar Asy-Syarif mengecam keras dan mengutuk serangan brutal Zionis Israel terhadap kamp pengungsi di Kota Rafah yang menargetkan pengungsi tak berdosa di tenda-tenda pengungsian mereka dan di daerah-daerah yang menurut masyarakat Gaza adalah daerah yang aman. Israel melakukan serangan kejinya itu di hadapan seluruh dunia, yang mana telah merenggut nyawa puluhan pejuang (martir) Palestina dan melukai pria, wanita, hingga anak-anak.

Al-Azhar menuntut komunitas internasional untuk mengambil sikap tegas dan mendesak Israel melaksanakan ketetapan dan putusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Internasional terhadap agresi Israel dan para pemimpinnya. Yang paling utama adalah penghentian segera serangan Israel terhadap Rafah dan pembukaan perlintasan Rafah untuk masuknya bantuan kemanusiaan dan bantuan lain ke Jalur Gaza dan penghentian serangan brutal armada perang zionis.

Sebelumnya, Mahkamah Internasional (International Court of Justice) telah mengeluarkan perintah kepada Israel untuk menghentikan serangan mereka di wilayah Rafah. Namun, Israel tetap melancarkan serangan dan menewaskan puluhan pengungsi.

Palestina

Kumpulan tulisan yang mengangkat isu dan perjuangan Palestina dapat kalian temukan

di sini

Al-Azhar menyampaikan kembali salam dan penghargaannya atas perlawanan rakyat Palestina yang gagah berani menunjukkan kepada seluruh dunia bagaimana keberanian mereka dalam mempertahankan tanah air mereka dan kesetiaan mereka terhadap tanah air mereka serta penolakan mereka terhadap semua upaya yang dilakukan penjajah untuk melakukan pengusiran paksa, meskipun genosida yang mereka hadapi belum pernah terjadi dalam sejarah modern dan bertentangan dengan semua hukum Ilahi dan konvensi internasional.

Al-Azhar juga kembali menyampaikan salamnya kepada orang-orang yang merdeka dan kepada bejibunnya generasi muda yang datang dari universitas-universitas di Eropa dan Amerika serta jalanannya, alun-alunnya untuk menyatakan penolakan global terhadap kekacauan ini, yang mana jika dibiarkan akan berlanjut ke arah yang lebih menyedihkan. Hal itu akan mendorong seluruh dunia masuk ke dalam lebih banyak peperangan, konflik, kebencian dan hilangnya kepercayaan terhadap komunitas internasional dan lembaga-lembaga internasional.


💡
Baca juga warta lain di rubrik BERITA atau pilih ragam tulisan di Tawazun ID