Syekh Ahmad Ath-Thayyib menjelaskan bahwa mukjizat bukanlah sesuatu yang berasal dari kuasa Nabi sendiri. Banyak orang bertanya, apakah ada mukjizat yang mustahil atau tidak mungkin dilakukan oleh para Nabi?
Beliau menegaskan bahwa mukjizat adalah ciptaan Allah, yang diberikan kepada Nabi sebagai tanda dan pembenaran risalah mereka. Mukjizat bukanlah kemampuan pribadi nabi, melainkan perwujudan kuasa Allah yang bekerja melalui nabi.
“Mukjizat bukan berasal dari Nabi, tapi dari Allah. Nabi hanyalah perantara agar manusia melihat kekuasaan Ilahi.” — Syekh Ahmad Ath-Thayyib
Dengan pemahaman ini, jelas bahwa setiap mukjizat yang muncul adalah manifestasi kehendak dan kekuasaan Allah, bukan kemampuan manusia biasa. Nabi hanyalah perantara yang dipilih untuk menampakkan kekuasaan Ilahi kepada manusia, agar iman mereka bertambah dan kebenaran risalah dapat diterima.
