Diikuti Ratusan Seniman, Forum Seni Khat Al-Azhar Resmi Dibuka
TAWAZUN.ID — Masjid Al-Azhar terlihat berbeda pada Jumat (18/02/2022) kemarin. Banyak kursi ditata rapi di selasar masjid, sementara panggung besar telah disiapkan. Al-Azhar sedang membuka acara tahunan Forum Al-Azhar Asy-Syarif untuk Seni Kaligrafi Arab dan Iluminasi Kedua (Multaqa Al-Azhar As-Sanawi Ats-Tsani li Al-Khath Al-'Arabi wa Az-Zakhrafah). Acara serupa pernah diadakan pada 2 tahun sebelumnya, yakni tahun 2019. Acara ini juga berlokasi di selasar Masjid Al-Azhar.
Pembukaan pertemuan para seniman khat Arab kedua ini dihadiri pula oleh sejumlah pimpinan Al-Azhar dan alim ulama. Hadir dalam acara tersebut Syekh Dr. Salamah Dawud (Rais Qitha' Al-Ma'ahid Ad-Diniyyah atau Kepala Sektor Madrasah-madrasah di Bawah Naungan Al-Azhar), Syekh Hani 'Audah 'Awad, (Direktur Umum Masjid Al-Azhar), Khudhair Al-Bursa'idi (Ketua Serikat Seniman Khat Mesir), Ismail Abduh (Komisaris Forum) dan sejumlah seniman kaligrafi Arab & iluminasi, baik dari Mesir maupun dari luar Mesir.
Sebagaimana dilansir dalam akun resmi Al-Azhar di Facebook, terdapat 150 seniman dari 50 negara yang ikut serta dalam acara ini. Menariknya, acara pameran ini bukan hanya diikuti oleh seniman muslim saja. Seniman non-muslim pun turut menghadiri dan ikut serta memamerkan hasil karyanya di Masjid Al-Azhar.
Ratusan karya dengan berbagai macam model khat Arab dari para seniman dipamerkan mengelilingi teras Al-Azhar. Dari khat Kufi, Naskhi, Tsulus, Farisi, dan beragam ornamen hingga iluminasi yang membuat kagum para pengunjung Masjid Al-Azhar di momen ini. Selain khat Arab, lukisan yang seolah menceritakan kisah Isra Mi'raj Nabi karya seniman asal Italia Antonella Leoni juga turut dipajang.
Dengan acara ini, Al-Azhar menegaskan bahwa kaligrafi adalah bagian dari identitas Islam. Al-Azhar sebagai institusi pendidikan Islam tertua dan otoritas Sunni tertinggi terus berupaya menjaga dan memperhatikan warisan kebudayaan seni tulis tangan (kaligrafi) itu.
Acara di tahun kedua ini sedianya berlangsung dari 18-27 Februari 2022. Momen yang diselenggarakan di bawah naungan Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib ini juga diisi dengan beragam lokakarya dan penganugerahan kepada sejumlah seniman kaligrafi & iluminasi atau seni hias naskah yang khas. Seminar seputar khat juga bakal menghiasi rangkaian ini.
Dalam acara pembukaan yang disusul dengan penganugerahan para seniman khat, Kepala Sektor Madrasah Al-Azhar Syekh Dr. Salamah Dawud menyampaikan pidato tentang peran kaligrafi Arab. Menurutnya, rangkaian acara dalam forum ini menegaskan bahwa kaligrafi Arab mampu menjadi medium kreativitas dengan beragam jenis khat yang khas nan artistik. "Khat dan iluminasi Arab mempunyai peran penting dalam menjaga nilai-nilai identitas, baik Arab maupun Islam. Aksara Arab menjadi tiang dalam menjaga Al-Quran, Hadits, serta beragam keilmuan Islam, baik yang bersifat syar'i, sosial, maupun sains dari awal Islam hingga munculnya mesin cetak."
Sementara itu, dilansir dari koran nasional Mesir Al-Ahram, Ketua Serikat Seniman Khat Mesir (Syekh Al-Khaththathin Al-Mishriyyin) Khudhair Al-Bursa'idi juga turut memberikan pidato sambutan. "Al-Azhar Asy-Syarif ialah lembaga terbesar yang senantiasa merawat ilmu dan kesenian. Pameran kali ini pun terbilang salah satu yang terbesar di dunia Arab. Oleh karena itu, banyak seniman khat yang ikut meramaikan bahkan dapat kita saksikan karya dari para guru khat dan murid-muridnya bisa dipajang bersama-sama tanpa ada beda. Dipajangnya karya-karya dari dua generasi ini merupakan pemandangan yang unik, terwujud di dalam area masjid yang begitu berumur, yakni Al-Azhar Asy-Syarif." (irf)