Skip to content

Imam Akbar: Perbanyak Bantuan Kemanusiaan ke Ukraina

Imam Akbar Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib mengajak masyarakat global untuk memperbanyak bantuan kemanusiaan dan segera menghentikan peperangan.

FOTO Imam Akbar Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib (Youm7)
FOTO Imam Akbar Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib (Youm7)

TAWAZUN.ID — Untuk pertama kalinya, Syekh Ahmad Ath-Thayyib menyerukan dengan bahasa Ukraina meminta seluruh masyarakat internasional untuk melipatgandakan bantuan kemanusiaan korban Ukraina. Serta berusaha keras untuk menghentikan konflik Rusia dan Ukraina. Hal itu mencerminkan sikap Imam Akbar yang tak pernah tinggal diam melihat konflik internasional itu terus memanas akhir-akhir ini.

Hakikat Makna Jihad dalam Ajaran Islam
Belakangan jihad menjadi lekat dengan kekerasan. Risalah Imam Akbar Syekh Ahmad Ath-Thayyib ini mengenalkan hakikat makna jihad dalam agama Islam.

Syekh Ahmad Ath-Thayyib di 2 akun resminya di Facebook dan Twitter menyatakan, ”Apa yang kita saksikan berupa larinya orang-orang Ukraina yang aman, dan keluarnya mereka dari rumah-rumah mereka demi mencari keamanan. Itu sejatinya merupakan cobaan untuk kemanusiaan kita bersama. Saya menyeru kepada seluruh masyarakat internasional untuk melipatgandakan bantuan-bantuan kemanusiaan untuk Ukraina, dan berusaha sekeras mungkin untuk menghentikan peperangan. Dan saya memohon kepada Allah agar mempercepat hal itu, dan semua masyarakat Ukraina yang baik itu bisa kembali ke rumah-rumah mereka dalam keadaan aman.”

Perlu diketahui  bersama, bahwa sebelumnya Syekh Ahmad Ath-Thayyib telah menyeru Rusia dan Ukraina untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin sejak awal mula krisis berlangsung. Begitu juga menyeru kepada seluruh pemimpin dunia dan lembaga-lembaga internasional untuk menguatkan dan mendukung solusi-solusi damai dalam menyelesaikan permasalahan dari kedua belah pihak. Seraya menyatakan kutukan keras terhadap peperangan. Menyelesaikan masalah dan perselisihan dengan jalan perang itu tidak akan memberikan manfaat apa-apa kecuali darah dan kebencian. Sebaliknya, perselisihan itu hanya dapat terselesaikan dengan dialog. (lhr)

💡
Baca juga warta lain di rubrik AKHBAR atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID

Latest