Skip to content

Jumlah Besar, Kekuatan Rendah: Mengapa Umat Islam Bisa Terpecah

Syekh Ahmad Umar Hasyim menjelaskan, meski jumlah umat Islam besar, perpecahan internal dan cinta dunia membuat kekuatan peradaban kerap lemah.

FOTO Ilustrasi
FOTO Ilustrasi

Syekh Ahmad Umar Hasyim menjelaskan bahwa umat Islam saat ini berjumlah lebih dari seperlima populasi dunia. Namun, jumlah besar itu tidak otomatis berbanding lurus dengan kekuatan peradaban. Dalam beberapa periode, umat mengalami kemunduran karena fragmentasi dan perpecahan internal.

Beliau mengingatkan bahwa Rasulullah SAW sudah sering memberi peringatan tentang hal ini.

Nabi bersabda bahwa akan datang suatu masa ketika bangsa-bangsa akan mengerumuni umat Islam sebagaimana orang-orang yang sedang makan mengerumuni mangkuk mereka.

Para sahabat bertanya, “Apakah itu terjadi karena jumlah kami saat itu sedikit, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Tidak. Bahkan jumlah kalian ketika itu sangat banyak, tetapi kalian seperti buih di atas air. Allah akan mencabut dari hati musuh-musuh kalian rasa takut, dan menanamkan dalam hati kalian sikap lemah.” Ketika sahabat kembali bertanya tentang makna sikap lemah itu, Nabi menegaskan, “Cinta dunia dan benci kematian.”

VIDEO Syekh Ahmad Umar Hasyim

💡
Simak terjemahan lain di kanal YouTube Tawazun ID dan Subscribe untuk mengikuti update terkini.

Latest