TAWAZUN.ID — Sejalan dengan diresmikannya tahun 2022 sebagai tahun iklim oleh Universitas Al-Azhar, program instalasi pembangkit listrik dengan tenaga terbarukan terus dikembangkan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Sebagaimana dirilis Shaut Al-Azhar (6/4/2022), Wakil Rektor Universitas Al-Azhar bidang Penelitian dan Studi Magister Dr. Mahmud Shiddiq meresmikan aktivasi pembangkit listrik tenaga surya dengan kekuatan 104 kW (Kilowatt). Seremoni peresmian itu dilakukan di Kantor Pusat Universitas Al-Azhar di Madinat An-Nashr, Kairo, Mesir.

Proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga surya serta pengembangan sistem ramah lingkungan yang memadai di wilayah universitas tersebut mendapatkan sumber dana dan dukungan dari lembaga pelayanan lingkungan internasional dalam program Barnamaj Al-Minah Ash-Shaghirah (Program Donasi-donasi Kecil). Programini diusung oleh Forum Dialog dan Gotong Royong Mesir untuk Pengembangan Masyarakat. Dengan program itu, Dr. Shiddiq yang juga menjabat Pengawas Umum bidang Pelayanan Masyarakat dan Pengembangan Lingkungan Kampus di Universitas Al-Azhar meyakinkan bahwa proyek pengadaan pembangkit listrik dengan energi terbarukan tersebut akan terus berlanjut dan berjalan sesuai dengan misi besar Al-Azhar, yaitu menuju universitas yang ramah lingkungan Jami'ah Khadhra' (Universitas Go-Green) di Republik Arab Mesir.
Di samping itu, beliau menunjuk beberapa keberhasilan yang tercapai di dalam internal kampus Al-Azhar Kairo dan cabang-cabang luar kota lainnya. Keberhasilan itu mencakup pemasangan jaringan listrik di dalam Kantor Pusat Universitas Al-Azhar Madinat An-Nashr dengan panel surya yang memadai. Program itu juga diiringi dengan perluasan area hijau dengan masifnya penanaman pohon-pohon yang berbuah nan rindang di berbagai sudut kampus. Semua itu dilakukan tidak lain demi mengangkat kesadaran lingkungan yang terkoordinasi dan sentral. Kegiatan lain juga terus digalakkan dalam upaya mendorong kepedulian akan lingkungan dari bahaya perubahan iklim di bumi. Beliau juga menegaskan kembali kegigihan Universitas Al-Azhar untuk terus berjalan seiringan dengan usaha negara akhir-akhir ini dalam bidang pembangunan, pemakmuran, dan pengembangan yang menyeluruh pada tataran nasional.
Dr. Mahmud Shiddiq juga menambahkan bahwa usaha pihak kampus untuk lingkungan dan sosial tidak akan berhenti sampai di sini saja. Universitas Al-Azhar sebagai bagian dari institusi besar Al-Azhar Asy-Syarif juga ikut serta dalam program pengiriman ratusan rombongan medis ke seluruh provinsi Mesir untuk menopang program nasional terbaru bertajuk Hayah Karimah (Kehidupan yang Layak”.
Usaha kampus bahkan melebihi hal ini, kampus secara khusus telah mengutus lebih dari 30 rombongan medis ke berbagai negara di Afrika sebagai bentuk bantuan dan hubungan bilateral negara pada tataran benua demi menanggulangi krisis dan kesulitan di sana. Misalnya pengiriman tenaga medis ke Sudan, Somalia, dan Chad.

Dalam seremoni peresmian stasiun panel surya kali ini, sejumlah tokoh nasional dan para petinggi kampus Al-Azhar turut hadir. Di antaranya Dr. Samir Hafidz (Dekan Fakultas Teknik Pertanian, Universitas Al-Azhar Kairo), Dr. Muhammad Al-Bayyumi (Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Al-Azhar Az-Zaqaziq), Dr. Tahiyyah Abu Syu'aisya' (Dekan Fakultas Humaniora, Kampus Putri, Universitas Al-Azhar Kairo), Dr. Khulud Husam (Dekan Fakultas Perdagangan, Kampus Putri, Universitas Al-Azhar Usyuth), Dr. Yasir Hilmi (Ketua Biro Pengembangan Jaminan Mutu Kampus Al-Azhar), Dr. Samar Yusuf Sa’fan (Direksi Forum Dialog dan Gotong Royong untuk Pengembangan Masyarakat Mesir, pengawas umum proyek kampus Al-Azhar), Dr. Imaduddin Adli (Ketua Porgram Donasi-donasi Kecil Mesir), dan Ayman Abdulmaujud (Asisten Menteri Sosial Mesir). Para ketua bidang dari berbagai fakultas, para mahasiswa dan mahasiswi juga turut berpartisipasi dalam acara ini. (lhr)
Keterangan Foto Utama:
Peluncuran program instalasi energi terbarukan pada tahun lalu dilangsungkan oleh Syekh Prof. Dr. Muhammad Husain Al-Mahrashawi (Rektor Universitas Al-Azhar, berjas cokelat) dan disertai oleh Dr. Mahmud Shiddiq (Wakil Rektor Universitas Al-Azhar bidang Riset dan Studi Magister), Syekh Prof. Dr. Muhammad Abu Zaid Al-Amir (Wakil Rektor Universitas Al-Azhar untuk Wilayah Utara Mesir, berseragam khas Al-Azhar), dan Dr. Tahiyyah Syu'aisya' (Dekan Fakultas Humaniora, Kampus Putri Al-Azhar)
