Lembaga Observasi Al-Azhar Gelar Forum Diskusi Pemuda dan Mahasiswa
TAWAZUN.ID — Pada Rabu (08/05/2024) telah terlaksana diskusi sesi pertama dari edisi ketiga Forum "Dengarkan dan Katakanlah" (Isma wa Tkallim) yang diselenggarakan oleh Lembaga Observasi Al-Azhar untuk Pemberantasan Ektremisme. Pada sesi ini, para pemateri membahas mengenai problematika perasaan dan hubungannya dengan pemikiran ektremisme.
Tema ini didiskusikan oleh Dr. Muhab Mujahid, dokter spesialis kejiwaan bersama para pemuda dari berbagai macam universitas di Mesir, hadir juga Dr. Usamah Raslan, Direktur Unit Bahasa Inggris di Lembaga Observasi Al-Azhar. Dan sesi pertama dimoderatori oleh Muhammad Abbudah, peneliti di Lembaga Observasi Al-Azhar.
Dr. Muhab Mujahid berbicara mengenai pentingnya pertemuan ini untuk berdiskusi beserta para pemuda apalagi datang dari institusi besar seperti Al-Azhar Asy-Syarif yang menjadi mercusuar pengetahuan yang kita semua banggakan. Ia menjelaskan kepada pemuda mengenai ektremisme yang berarti secara gamblangnya adalah saat seseorang meyakini bahwa dirinya memiliki kebenaran mutlak. Ia menyebut ada beberapa jenis ektremisme: ektremisme agama, politik, dan sosial.
Ia menjelaskan penyebab-penyebab umum di antaranya adalah keputusasaan dan kekosongan, menggunakan sumber referensi atau bacaan yang tidak dipercaya, hilangnya peran institusi dan keluarga dan tidak adanya kesesuaian konvensi internasional dan undang-undang dengan sesuatu yang terjadi pada realita di lapangan. Begitu juga ia melanjutkan, bahwa di sana ada faktor spesifik ekstremisme, terutama kejiwaan yang tidak stabil dan lingkungan yang tidak biasa.
Dr. Usamah Raslan berdiskusi bersama para pemuda mengenai hubungan antara perasaan dengan ektremisme, konsep ektremisme, dan juga bahwa dasar ektremisme didasarkan pada distorsi, berlebihan, tidak sewajarnya, menekan, keterlaluan, dan melebih-lebihkan. Dan dari sebagian faktor ektremisme yaitu kebodohan, sempitnya pikiran, penyimpangan, tertipu oleh diri, dan sikap tertutup.
Dr. Usamah Raslan menekankan keharusan untuk berbaik sangka, merasionalisasi emosi, menyesuaikan diri, mengerahkan upaya, dan bertawakal kepada Allah.
Forum diskusi yang diprakarsai oleh Lembaga Observasi Al-Azhar Asy-Syarif ini bertujuan untuk mencegah para pemuda dari aliran radikal dan ektrem. Acara berjalan dengan sukses pada hari Rabu 8 Mei 2024.