Skip to content

Majlis Hukama Al-Muslimin Angkat Anggota Baru dari Wilayah Kaukasia

Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib, ketua Majlis Hukama Al-Muslimin menerbitkan keputusan. Tokoh Islam wilayah Kaukasia resmi menjadi anggota baru.

FOTO Syekh Allahshukur Pashazadeh (IQNA)
FOTO Syekh Allahshukur Pashazadeh (IQNA)

TAWAZUN.ID — Pada Sabtu (23/07/2022), Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib, Syekhul-Azhar sekaligus Ketua Majlis Hukama Al-Muslimin menerbitkan keputusan baru. Keputusan itu berisi keterangan bergabungnya Syekh Allahshukur Pashazadeh ke dalam Majlis Hukama Al-Muslimin.

Sebagaimana rilis yang dibagikan dalam akun Twitter resmi Majlis Hukama Al-Muslimin, Syekh Allahshukur Pashazadeh merupakan ketua Otoritas Spirtual Muslim Azerbaijan dan Seluruh Wilayah Kaukasia. Selain itu, ia juga tergabung dalam sejumlah organisasi keislaman, seperti ketua Administrasi Muslim Kaukasus, sekretaris jenderal Baku International Centre for Interfaith and Inter-Civilizational Cooperation (BCIC), ketua dalam Dewan Hubungan Antaragama di Persemakmuran Negara-negara Merdeka atau Commonwealth of Independent States (CIS).

Sinergi Umara dan Ulama di Masa Pandemi
Corona kian menggila, para umara, ulama, dan tokoh-tokoh publik dituntut harus lebih berperan dalam menetralisir kekhawatiran umat.

Pashazadeh juga menjabat sebagai ketua Dewan Penasihat untuk Para Pemuka Agama Islam CIS dan ketua Dewan Tertinggi Urusan Agama untuk Wilayah Kaukasia.

Tokoh Islam di Rusia yang bergelar Syekhul-Islam sekaligus Mufti Agung Wilayah Kaukasia (gelar yang terbilang jarang dalam dunia Syiah) ini mempunyai pengaruh yang meluas meliputi banyak negara Kaukasia di antaranya Azerbaijan, Georgia, Dagestan, Kabardino-Balkaria, Ingushetia, Chechnya, Karachay-Cherkessia, Adygea.

Melalui kepemimpinannya di sejumlah organisasi keislaman di Azerbaijan, Pashazadeh dinilai berperan aktif khususnya dalam jalan dialog antar agama, toleransi, keragaman, baik di wilayah Azerbaijan maupun kancah internasional.

Biografi

Sepilihan riwayat hidup para tokoh dapat teman-teman temukan

di sini

Terkait pengangkatannya sebagai anggota di Majlis Hukama Al-Muslimin, Pashazadeh menuturkan bahwa terpilihnya ia ini sebenarnya merupakan pengakuan atas sumbangsih Azerbaijan dalam hal menjaga serta mengembangkan kebudayaan Islam di tataran internasional, selain dakwah yang diserukan untuk hidup berdampingan dan persaudaraan kemanusiaan.

“Hal ini merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk mewakili Azerbaijan dan seluruh wilayah Kaukasia di Majlis Hukama Al-Muslimin, lembaga keislaman yang tergolong sangat berpengaruh dan disegani di kancah internasional.”, tutur Allahshukur Pashazadeh sebagaimana dikutip dalam rilis.

Ia menambahi, “Saya ucapakan terima kasih saya kepada Imam Akbar Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib sebagai ketua majelis, dan kepada seluruh anggotanya, atas kepercayaan yang mereka berikan kepada saya. Saya sangat meyakini bahwa upaya bersama dalam lingkup majelis ini akan membawa kebaikan bagi Islam dan muslimin. Wallahu waliyyu at-taufiq.”

Rekaman Perjalanan Lahirnya Piagam Persaudaraan Kemanusiaan
Ulasan singkat atas buku yang merekam perjalanan lahirnya Piagam Persaudaraan Kemanusiaan (Watsiqah Al-Ukhuwwah Al-Insaniyyah).

Sebagaimana diketahui, Majelis Hukama Al-Muslimin adalah lembaga internasional dan independen. Didirikan pada 21 Ramadan 1435 H yang bertepatan dengan tanggal 19 Juli 2014 M. Lembaga ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai perdamaian di tengah masyarakat muslim. Beranggotakan para ulama Islam yang dikenal bijak dan moderat.

Majelis yang berkantor pusat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab ini merupakan entitas lembaga pertama yang bertujuan menyatukan upaya untuk persatuan umat Islam, memadamkan api permusuhan yang bersarang dan membahayakan nilai-nilai kemanusian serta prinsip-prinsip Islam yang moderat, serta melawan konflik dan kekerasan kelompok sejak beberapa dekade silam. (mhd)


💡
Baca juga warta lain di rubrik AKHBAR atau pilih ragam tulisan di Tawazun

Latest