Bagaimana upaya dan langkah yang diambil Masjid Al-Azhar dalam menjelaskan agama Islam kepada non-muslim? Guru Besar Hadits Universitas Al-Azhar Mesir Syekh Prof. Dr. Ahmad Ma'bad Abdulkarim menjelaskan hal ini.
Teks Terjemahan Syekh Ahmad Ma'bad Abdulkarim
Non-muslim, ya maulana, yang datang ke sini ingin bertanya, juga ingin melihat keindahan bangunannya, atau bahkan ingin mengetahui tentang agama ini, apa peran Masjid Al-Azhar terhadap non-muslim?
Sekarang non-muslim tidak perlu datang (untuk tahu). Selama semua yang dilakukan di sini telah dibagikan. Kita tidak perlu memaksa mereka untuk datang. Akan tetapi cukup mempersilakan mereka mendengarkan, walaupun saat sedang duduk di rumahnya.
Meskipun saya tahu dari syekh-syekh terdahulu bahwa terdapat beberapa non-muslim yang hadir di masjid ini. Dan tentunya tidak sering, tapi sesuai kebutuhan.
Tetapi, maulana, saya terkadang melihat orang-orang asing...
Orang-orang asing datang untuk berwisata, untuk melihat masjid saja. Mereka juga dipersilakan untuk melakukan hal itu. Dan setelah memberikan mereka penjelasan, mereka didampingi oleh pemandu, mereka keluar, dan terkadang mereka mengambil pelajaran dan sebagian ada yang mengambil foto, seperti yang Anda tahu. Karenanya, baik itu muslim atau non-muslim, atau bahkan non-Kristen, hal ini dipersilakan bagi mereka. Kami hanya ingin mereka mendengarkan. Kami tidak berharap lebih.
Penerjemah: Ahmad Nasrullah
Penyelaras: M. Ali Arinal Haq