TAWAZUN.ID — Pengurus Ikatan Alumni Al-Azhar Indonesia (IAAI) cabang Jawa Timur resmi dilantik pada Ahad (17/10) di Pacet, Mojokerto, Jawa Timur. Turut hadir dalam acara pelantikan itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati, dan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH. Asep Saifuddin Chalim.
Di momen yang sama sebuah seminar nasional digelar dengan tema “Pengembangan Ekosistem Ekonomi Syariah Berbasis Pesantren". Acara yang bertempat di Aula Institut KH. Abdul Chalim, Pacet, Mojokerto itu juga dihadiri oleh Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) cabang Indonesia TGB Muhammad Zainul Majdi.
Prosesi pelantikan pengurus IAAI Jawa Timur dengan ketua terpilih Muhammad Al-Barra atau yang akrab disapa Gus Barra itu dilakukan oleh TGB Muhammad Zainul Majdi.
Dalam sambutannya, TGB menyampaikan pentingnya peran alumni dalam memperkuat pesan moderasi Islam sebagaimana pesan Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib. “Tak penting apapun profesinya (alumni Al-Azhar) jadi dosen, pedagang, maupun politisi terus kokohkan moderasi (Islam).”

Sementara dalam pidatonya sebagai Ketua IAAI Jawa Timur, Gus Barra berjanji akan menyebarkan Islam yang moderat dan inklusif sesuai pesan Imam Akbar Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib. “Program kita ke depan adalah membawa ajaran Islam dengan lebih inklusif sehingga bisa dengan baik diterima masyarakat, khususnya warga Jatim,” kata Gus Barra dalam acara yang bertajuk “Saya Azhari, saya wasathi, saya siap mengabdi” itu.
Sebagai upaya menyebarkan Islam sesuai risalah Al-Azhar ke masyarakat luas, Gus Barra juga berencana menjalin kerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) agar alumni Al-Azhar, Mesir dapat ditempatkan sebagai imam atau khatib di masjid-masjid di sejumlah daerah di Indonesia. (hid)
Baca juga warta lain di rubrik AKHBAR atau pilih ragam tulisan di Tawazun
