Pendidikan dengan sistem halaqah di Masjid Al-Azhar telah berjalan lebih dari 1000 tahun. Bagaimana sejarah model pendidikan yang digelar dengan duduk melingkar ini? Siapa saja ulama yang pernah mengajar? Syekh Ahmad Ma'bad Abdulkarim menceritakannya dalam video ini:
Teks Terjemahan Syekh Ahmad Ma'bad Abdulkarim
Apakah ada nama ulama tertentu dalam sejarah Islam yang mengajar dan menyebarkan ilmu di sini? Saya ingin tahu semua nama itu.
Halaqah Al-Azhar dimulai sejak berdirinya masjid ini. Dan tentu saja itu sudah lebih dari 1000 tahun. Di saat itulah halaqah dimulai.
Di waktu itu salah satu yang mengajar, misalnya, saya bertemu dengan Syekh Abdulhalim Mahmud. Beliau mengajar dalam salah satu halaqah setelah salat Zuhur. Juga Syekh Shalih Al-Ja'fari yang makamnya ada di Ad-Darrasah. Beliau mengajar setelah salat Zuhur. Syekh (Muhammad) Al-Fahham, Syekhul-Azhar, juga demikian. Syekh (Ahmad Hasan) Al-Baquri ketika menjadi wazir, beliau juga ada di sini.
Tidak ada seorang ulama, semenjak masjid ini didirikan, kecuali yang menjadi pengajar itu memiliki kemampuan, yang mana tingkat keilmuannya tidak kalah dari tingkat akademisnya.
Mereka juga, dalam risalahnya ini, tidak hanya pada kelompok tertentu, akan tetapi seperti yang kalian saat ini, saat itu dihadiri oleh laki-laki dan juga perempuan. Demikian juga dihadiri oleh anak-anak. Di masjid ini, mereka menemukan ilmu yang mereka cari dalam bidang syariat
Sejak dahulu, saat Al-Azhar didirikan, demikianlah adanya. Pengajaran ini tidak terputus. Khususnya, ketika dipimpin dan diasuh oleh yang mulia Imam Ahmad Ath-Thayyib. Ia menjadi lebih berkembang. Bahkan sampai dibuka, dari setiap ruwaq yang ada di sini, cabang di daerah-daerah. Di setiap daerah terdapat markas ruwaq yang memiliki risalah yang sama. Sepanjang tahun terdapat muhadarah dan terdapat pertemuan antara para pemikir atau para siswa, sepanjang tahun.
Penerjemah: Ahmad Nasrullah
Penyelaras: M. Ali Arinal Haq