Skip to content

Seruan “Aghitsu Ghazzah” dan Rekapitulasi Bantuan Al-Azhar untuk Gaza Selama 2023

Melalui lembaga amal nasional Mesir yang dikelola Al-Azhar, bantuan dari masyarakat dunia dikirim ke Gaza, Palestina. Berikut ini rekapitulasinya.

FOTO Rangkaian rombongan bantuan menuju Gaza di bawah seruan Aghitsu Ghazzah.
FOTO Rangkaian rombongan bantuan menuju Gaza dalam seruan Aghitsu Ghazzah.

TAWAZUN.ID — Sejak Zionis mengumumkan agresi terhadap Jalur Gaza pada Oktober 2023 lalu, Al-Azhar bangkit dan menjadi pembela pertama hak-hak rakyat Palestina. Hal ini tidak lain karena problem kemanusiaan di Palestina selalu menjadi prioritas utama Al-Azhar sebagai tanggung jawab sejarah dan keagamaan yang diemban Al-Azhar dan Imam Akbarnya, Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib, Syekhul-Azhar terhadap rakyat Palestina. Dengan peran tersebut, Al-Azhar tak henti-hentinya menyeru atas hak sah mereka atas tanah, tanah air, dan tempat suci Palestina, serta pembelaan terhadap kaum tertindas di manapun berada. Di saat yang sama, Al-Azhar mengeluarkan sikap tegas terhadap pembantaian dan agresi teroris brutal Israel.

Selama hampir setengah tahun, kaum Zionis terus menerus melancarkan tindakan kejinya terhadap warga sipil yang tidak berdaya di Gaza: pembunuhan, genosida, dan pemindahan secara paksa. Termasuk serangan secara brutal terhadap sekolah, masjid, gereja, rumah sakit, dan rombongan pengungsi, pengepungan secara biadab, dan pemutusan terhadap sarana inti kehidupan rakyat Gaza, seperti air, makanan, obat-obatan, dan komunikasi. Oleh karena itu, Al-Azhar Asy-Syarif telah memaksimalkan dan memanfaatkan semua kemampuan institusi Al-Azhar untuk memberikan bantuan kepada rakyat Gaza yang tertindas. Semua ini terwujud melalui bantuan yang diwakili oleh rumah besar: Rumah Zakat dan Amal Mesir yang terus menerus dikirim ke Jalur Gaza.

“Bantulah Gaza” (Aghitsu Ghazzah): Seruan Global Al-Azhar untuk Membantu Palestina atas Hak Tanah Mereka

Yang Mulia Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib, Syekhul-Azhar, Ketua Dewan Pembina Rumah Zakat dan Amal Mesir, menyerukan perlunya meluncurkan seruan bantuan global untuk mendukung rakyat Palestina. Maka Rumah Zakat dan Amal Mesir meluncurkan sebuah seruan bertajuk: “Bantulah Gaza” dengan slogan: “Berjuanglah dengan uang Anda... dan dukung Palestina”.

Saat dimulainya agresi di Jalur Gaza pada bulan Oktober 2023, dan selama periode tiga bulan, bantuan dan dukungan kemanusiaan melalui Rumah Zakat dan Amal Mesir dari Al-Azhar Asy-Syarif terus dikirim untuk rakyat Gaza. Sebagai tanggapan atas seruan dan arahan Yang Mulia Imam Akbar, lembaga amal nasional Mesir ini meluncurkan empat rombongan bala bantuan besar ke Jalur Gaza melalui jalur darat Rafah yang membawa ribuan ton makanan dan persediaan bantuan. Jumlah bantuan yang dikirim ke Jalur Gaza mencapai 125 truk dengan total sekitar 2.000 ton berupa bahan pangan dan air murni, serta perlengkapan kesehatan, obat-obatan, dan tempat tinggal, termasuk kebutuhan perempuan dan bayi.

Sebagai tanggapan seruan Syekhul-Azhar, rangkaian kafilah bantuan Rumah Zakat dan Amal Mesir ke Gaza adalah kisah kemanusiaan dan bantuan yang berkelanjutan sejak awal agresi dan berlanjut hingga kini. Tercatat total terdapat empat rombongan bala bantuan ke jalur Gaza.

Rombongan pertama: masuk Jalur Gaza pada tanggal 1 November 2023 terdiri dari 18 truk besar yang memuat obat-obatan, obat-obatan, bahan makanan dan bantuan, susu formula bayi, dan perbekalan bayi dan air murni. Rombongan ini di bawah bimbingan Yang Mulia Imam Akbar dan juga Dr. Sahar Nashr, Direktur Eksekutif Rumah Zakat dan Amal Mesir, serta didampingi sejumlah pegawai Al-Azhar dan Rumah Zakat.

Palestina

Kumpulan tulisan yang mengangkat isu dan perjuangan Palestina dapat kalian temukan

di sini

Rombongan kedua: memasuki Jalur Gaza pada selasa, 21 November 2023, terdiri dari 40 truk besar dengan membawa perbekalan kesehatan, bahan makanan, air murni, selimut dan pakaian musim dingin, serta seluruh perlengkapan hidup dalam jumlah besar. Rombongan ini dikirim atas kerja sama antara Rumah Zakat dan Amal Mesir dengan Tahya Misr Fund di bawah slogan: “Kami berbagi untuk kemanusiaan.”

Rombongan ketiga: tiba di Jalur Gaza pada tanggal 28 November 2023, dan terdiri dari 17 truk besar yang membawa perbekalan medis, perbekalan makanan dan bantuan, serta perbekalan tempat berlindung.

Rombongan keempat: tiba di perlintasan tanah Rafah, perbatasan Mesir-Palestina pada tanggal 28 Desember 2023. Rombongan keempat di bawah arahan Yang Mulia Imam Akbar ini merupakan konvoi terbesar dari Rumah Zakat dan Amal Mesir dengan 50 truk yang membawa sekitar 1.000 ton perbekalan medis, bahan makanan, dan air murni, perlengkapan hidup sejumlah besar yang berisi selimut dan kasur.

“Bantulah Gaza” (Aghitsu Ghazzah): Seruan Al-Azhar yang Membangkitkan Nurani Kemanusiaan Dunia

Seruan “Bantulah Gaza” mendapat tanggapan dan reaksi internasional yang luas setelah Yang Mulia Imam Akbar, Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib, Syekhul-Azhar, Ketua Dewan Pembina Rumah Zakat dan Amal Mesir, mengajak seluruh masyarakat di dunia untuk berpartisipasi dalam seruan global untuk membantu masyarakat di Gaza.

Bersamaan dengan penderitaan rakyat Palestina yang terus berlanjut dan kondisi yang semakin memburuk: agresi yang berlanjut selama lebih dari 80 hari mengakibatkan bencana kemanusiaan dan kesehatan. Kondisi yang memprihatinkan tersebut, mengharuskan dunia bersatu untuk menghentikannya. Hampir 70 negara dari sebagian besar benua di dunia mulai dari Asia dan Afrika menanggapi seruan Al-Azhar Asy-Syarif seperti Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Australia. Negara-negara yang paling menonjol darinya adalah: Jerman, Uni Emirat Arab, Kesultanan Oman, Australia, Italia, Spanyol, Inggris, India, Irak, Maroko, Kuwait , Yordania, Bahrain, Brasil, Argentina, Jepang, Pakistan, Qatar, Prancis, Kanada, Belanda, Swiss, Malaysia, Tanzania, Indonesia, Argentina, dan Tunisia.

Yang Mulia Imam Akbar, Syekh Ahmad Ath-Thayyib terus memperbaharui seruan kemanusiaan kepada masyarakat dunia untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kepada kaum tertindas di Gaza, berikut arahan Imam Akbar kepada para penanggung jawab “Rumah Zakat dan Amal” untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kepada rakyat Palestina hingga berakhirnya agresi terhadap Jalur Gaza sehingga perbaikan bisa dimulai. Menanggapi hal itu, Rumah Zakat dan Amal Mesir menerima sejumlah delegasi dari organisasi masyarakat Arab dan internasional serta sejumlah lembaga amal, dewan ulama, dan serikat mahasiswa dari berbagai negara di kantor pusat Syekhul-Azhar, Masyakhah Al-Azhar.

Mereka datang untuk memberikan dukungan material sebagai kontribusi dalam mempersiapkan rombongan bantuan yang diarahkan oleh Yang Mulia Imam Akbar dalam rangka seruan “Bantulah Gaza”. Delegasi tersebut antara lain: delegasi Prancis dari Association Plenitude yang diketuai oleh Sophia Afif pada 29 November 2023, delegasi dari Persatuan Mahasiswa Bangladesh di Universitas Al-Azhar pada 17 Desember 2023 M, dan delegasi dari ormas Nahdlatul Ulama Indonesia pada Senin, 11 Desember 2023 M.

Rumah Zakat dan Amal Mesir juga menerima tiga delegasi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Majelis Ulama Indonesia bidang Hubungan Luar Negeri, pengurus Persatuan Sekolah Model, dan perwakilan dari Kedutaan Republik Indonesia (KBRI) Kairo selama bulan November dan Desember 2023. Selain itu, juga delegasi anggota komunitas Islam dari Provinsi Xinjiang di Republik Rakyat Tiongkok yang merupakan mahasiswa Universitas Al-Azhar dan universitas lainnya di Mesir pada tanggal 18 Desember 2023.

Rumah Zakat dan Amal Mesir merangkul pelajar Palestina

Yang Mulia Imam Besar Prof. Ahmad Ath-Thayyib, Syekhul-Azhar, Ketua Dewan Pembina Rumah Zakat dan Amal Mesir, memberikan arahan kepada lembaga amal nasional Mesir ini akan perlunya menyediakan segala sarana bantuan dan dukungan kepada pelajar Palestina dan kemudahan pendidikan mereka. Oleh karena itu, Rumah Zakat dan Amal Mesir mengumumkan pencairan bantuan tunai bulanan untuk pelajar Palestina yang datang untuk belajar di Universitas Al-Azhar dan madrasah-madrasah Al-Azhar. Juga menjamin biaya sekolah untuk para pelajar yang kesulitan. Termasuk juga mencairkan dana untuk perlengkapan belajar mahasiswa Palestina di Fakultas Kedokteran, menanggung biaya bulanan tempat tinggal dan bulanan uang saku para mahasiswa tersebut di Madinah Al-Buuts Al-Islamiyyah.

Jumlah mahasiswa Palestina yang kuliah di Universitas Al-Azhar dan Ma’had-Ma’had tercatat sebanyak 444 pelajar yang terdiri dari putra maupun putri. Selain itu, 75 orang di antaranya mengajukan beasiswa ke Fakultas Kedokteran Gigi. Seluruh upaya yang dilakukan Rumah Zakat dan Amal Mesir tersebut adalah bagian dari seruan global untuk mendukung Palestina dengan slogan: “Bantulah Gaza” (Aghitsu Ghazzah).


💡
Baca juga BERITA terbaru atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID

Latest