TAWAZUN.ID — Imam Akbar Al-Azhar Syekh Ahmad Ath-Thayyib menerima kunjungan keluarga Muhammad Ahmad Hasan, pelajar tunanetra yang menjadi imam salat tarawih di Masjid Al-Azhar selama Ramadan 1446 H. Pertemuan ini berlangsung di Masyakhah Al-Azhar, Kairo, dan diberitakan melalui laman resmi Al-Azhar pada Senin, 5 Mei 2025.
Muhammad hadir bersama ibunya dan saudara-saudaranya. Dalam kesempatan itu, Syekhul-Azhar menyampaikan penghormatan mendalam kepada sang ibu, yang dinilai sebagai sosok teladan dalam pengorbanan, ketekunan, dan keyakinan kepada Allah. “Ia tidak menyerah pada kata-kata yang melemahkan, dan membesarkan anak-anaknya dengan cinta kepada Al-Quran serta semangat memahami maknanya,” ujar Syekhul-Azhar.
Muhammad Ahmad Hasan mencuri perhatian publik setelah dipercaya menjadi imam tarawih di Masjid Al-Azhar. Meski memiliki keterbatasan penglihatan, ia menunjukkan ketekunan luar biasa dan kemampuan hafalan yang kuat, menginspirasi ribuan jamaah yang hadir selama bulan suci.
Al-Quran
Kumpulan tulisan dengan kata kunci Al-Quran dan cabang ilmunya bisa teman-teman temukan
di siniDalam pertemuan tersebut, Syekhul-Azhar juga mengabulkan permintaan Muhammad untuk mempelajari bahasa Inggris. “Ia ingin menjadi dai Al-Azhar yang hafal Al-Quran dan menguasai bahasa asing. Ini niat yang luhur,” kata beliau. Syekh Ahmad Ath-Thayyib kemudian mengarahkan agar Muhammad dapat melanjutkan pendidikan bahasa di salah satu lembaga milik Al-Azhar setelah menyelesaikan sekolah menengahnya.




Tak hanya itu, perhatian Syekhul-Azhar juga menjangkau anggota keluarga lainnya. Dalam keterangan resmi Bait Az-Zakah wa Ash-Shadaqat Al-Mishri (Rumah Zakat dan Sedekah Mesir) yang dikelola Al-Azhar, disebutkan bahwa beliau memerintahkan agar adik perempuan Muhammad yang sedang sakit dirujuk ke pusat kesehatan khusus di Kairo untuk mendapat perawatan hingga sembuh, insyaAllah.
Kisah Muhammad dan keluarganya mengingatkan kita bahwa Al-Azhar hadir bukan hanya sebagai lembaga ilmu, tapi juga sebagai pendukung bagi mereka yang terus berjuang dalam keterbatasan.
