Skip to content

Al-Azhar Terbitkan Buku Islam dalam Potret Barat

Al-Azhar luncurkan buku 'Islam dalam Potret Barat' karya Syekh Mahmud Hamdi Zaqzuq, menggali perspektif ilmiah Islam di mata Barat.

FOTO Buku karya Syekh Mahmud Hamdi Zaqzuq yang diterbitkan Dewan Ulama Senior Al-Azhar (Al-Azhar)
FOTO Buku karya Syekh Mahmud Hamdi Zaqzuq yang diterbitkan Dewan Ulama Senior Al-Azhar (Al-Azhar)

TAWAZUN.ID — Di momen Pameran Buku Internasional Kairo ke-56, stan Al-Azhar kembali meluncurkan buku-buku menarik seputar pemikiran Islam kontemporer. Kali ini stan Al-Azhar mempersembahkan kepada para pengunjung karya sosok filsuf Al-Azhar, pemikir besar, Syekh Mahmud Hamdi Zaqzuq, yang berjudul “Al-Islam fi Al-Fikr Al-Gharbi”. Beliau adalah salah satu profesor filsafat di Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar dan anggota Hai'ah Kibar Al-‘Ulama (Dewan Ulama Senior) Al-Azhar. Karya tersebut diterbitkan langsung oleh Departemen Penerbitan Hai'ah Kibar Al-‘Ulama dan menjadi salah satu buku terbaru yang diluncurkan pada momen pameran ini.

Garis besar isi buku Almarhum Syekh Mahmud Hamdi Zaqzuq ini bertujuan untuk melihat bagaimana Barat, yang disebut Al-Akhar (yang lain), memandang peradaban Islam. Hal ini dilakukan agar umat Islam dapat memahami agama secara lebih objektif, tidak hanya berdasarkan pendekatan normatif dan retoris. Para cendekiawan Barat, dengan pendekatan dialog ilmiah, akan lebih memahami Islam. Oleh sebab itu, sudah saatnya meninggalkan sikap reaksioner (Mauqif Ad-Difa’) yang antikritik. Sebaliknya, diperlukan pendekatan yang lebih terbuka, dialogis, dan ilmiah sehingga umat Islam dapat berperan lebih efektif dalam diskursus keilmuan kontemporer di Barat.

Dr. Mahmud Hamdi Zaqzuq dalam karyanya ini berupaya menghadirkan potret Islam dalam perspektif Barat dan latar belakang sudut pandang mereka. Dalam prolog, beliau mengatakan, “Sebagaimana umumnya, para cendekiawan Eropa memperoleh potret pengetahuan keislaman dari para pakar Islamic Studies di kalangan mereka. Tentunya, kita yakin para pakar tersebut adalah kelompok orientalis.” Berdasarkan hal ini, Dr. Zaqzuq mengkaji secara kritis tiga karya orientalis untuk memahami lebih jauh potret Islam di mata mereka, baik dari kalangan orientalis non-muslim maupun orientalis muslim.

Beliau membagi pembahasan dalam karya ini menjadi dua bagian:

  1. Potret Islam di Mata Orientalis Non-Muslim
    Bagian ini membahas “The Doctrines of Islam” karya Hermann Stiglager dan “Muhammad and the Quran” karya Rudi Barth, keduanya orientalis Jerman. Dr. Zaqzuq menyajikan ulasan kritis dengan mengenalkan biografi penulisnya, pendekatan yang digunakan, tujuan, serta garis besar isi karya tersebut. Beliau juga membahas aspek positif dan negatif dari pemikiran mereka, diakhiri dengan komentar kritisnya.
  2. Potret Islam di Mata Orientalis Muslim
    Bagian ini mengulas buku “The Answer of Religions” karya orientalis Gerhard Szczeny. Buku ini mengompilasi jawaban kolektif pemuka agama atas 31 pertanyaan terkait agama, mencakup Yahudi, Katolik, Protestan, Islam, Hindu, dan Buddha. Pendekatan Dr. Zaqzuq adalah menerjemahkan jawaban Muhammad Asad, seorang orientalis yang telah masuk Islam, untuk menampilkan perspektif Islam dari kalangan orientalis Muslim.

Resensi

Kumpulan ulasan buku dan kitab menarik dapat teman-teman baca

di sini

Buku Al-Islam fi Al-Fikr Al-Gharbi karya Dr. Mahmud Hamdi Zaqzuq ini memiliki tebal 180 halaman dan diterbitkan oleh Al-Amanah Al-‘Ammah Li Hai'ah Kibar Al-‘Ulama pada tahun 2025. Buku ini dilengkapi kata pengantar oleh Prof. Dr. Abbas Syuman, Sekretaris Umum Hai'ah Kibar Al-‘Ulama, serta prolog dari Prof. Dr. Hasan Syafi’i, anggota Hai'ah Kibar Al-'Ulama. Terbitan ini juga menyajikan biografi singkat tentang penulis, Prof. Dr. Mahmud Hamdi Zaqzuq.

Keikutsertaan Al-Azhar di Pameran Buku Internasional Kairo ke-56 kali ini merupakan yang kesembilan dengan stan khusus Al-Azhar. Hal ini mencerminkan tanggung jawab Al-Azhar dalam menyebarkan pemikiran Islam moderat yang mencerahkan, sebagaimana peran yang telah diemban selama lebih dari seribu tahun.

Stan Al-Azhar terletak di Aula “Turats” nomor 4, terbentang seluas seribu meter dengan berbagai sudut, seperti sudut seminar, sudut fatwa, sudut kaligrafi Arab, serta sudut anak-anak dan manuskrip.


💡
Baca juga warta lain di rubrik BERITA atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID

Latest