Skip to content

Kaleidoskop Para Pemimpin Al-Azhar Sepanjang Tahun 2022

Beragam peristiwa dan peranan penting Al-Azhar dalam setahun. Berikut adalah kaleidoskop para pemimpin Al-Azhar sepanjang tahun 2022.

FOTO Gerbang Utama Masyakhah Al-Azhar di Kairo, Mesir.
FOTO Gerbang Utama Masyakhah Al-Azhar di Kairo, Mesir.

Selama setahun lalu, para pemimpin Al-Azhar mempunyai sejumlah capaian yang gemilang. Syekhul-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib tercatat beberapa kali safar dalam sejumlah agenda berlainan. Tokoh tertinggi kedua di Al-Azhar, Wakilul-Azhar Prof. Dr. Muhammad Adh-Dhuwaini juga beberapa kali mewakili Al-Azhar dalam momen-momen penting. Belum lagi para pemimpin Al-Azhar di berbagai lembaga yang dinaunginya. Berikut beberapa momen penting Al-Azhar selama tahun 2022:

30 Januari; Syekhul-Azhar bertemu Presiden Senegal

Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad  Ath-Thayyib menyambut kedatangan Presiden Senegal Macky Sall bersama rombongan para menteri yang mendampinginya di kantor Masyakhah Al-Azhar. Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas solusi kerja sama strategis antara Al-Azhar dan Senegal.

6 Februari; Imam Akbar mengucapkan bela sungkawa atas kematian Rayyan, seorang anak Maroko

Al-Azhar Asy-Syarif turut mengucapkan bela sungkawa atas kematian anak kecil Maroko bernama Rayyan Oram yang wafat akibat tenggelam ke dalam sumur sedalam 100 meter. Meski telah dilakukan usaha-usaha darurat dan medis untuk menyelamatkannya, nyawanya tak dapat tertolong. Atas kejadian ini, Imam Akbar Syekhul-Azhar mengucapkan bela sungkawa setulus-tulusnya, khususnya terhadap orang tua Rayyan, dan kepada raja, pemerintah, dan segenap masyarakat Kerajaan Maroko. Seraya berdoa kepada Allah SWT agar memberikan ketabahan dan kesabaran pada keluarga dan saudaranya. “Innalillahi wa Inna ilaihi rajiun”.

18 Februari; Acara Peringatan Tahunan Kaligrafi Internasional di Al-Azhar Asy-Syarif

Peringatan tahunan seni kaligrafi Arab di Al-Azhar Asy-Syarif dimulai pada 18 Februari di Al-Azhar Asy-Syarif. Kegiatan tersebut terselenggara langsung di bawah bimbingan Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib, Syekhul-Azhar dan berlangsung hingga 27 Fabruari 2022 lalu.

21 Februari; Ketua Dewan Pemuka Agama Kazakhstan Mengunjungi Masjid Al-Azhar

Dr. Hasan Ash-Shagir, Ketua Akademi Pelatihan Dai internasional Al-Azhar, begitu juga Dr. Abdulmun'im Fuad, Pengawas Umum Riwaq Al-Azhar, menyambut kedatangan Dr. Mullen Achimbaev, Ketua Dewan Pemuka Agama Kazakhstan. Turut hadir pula Dr. Polat Sarsenbaev, Ketua Markaz Nursultan Nazarbayev bagian Pengembangan Dialog antar Agama dan Peradaban, bersama rombongan utusan yang menyertai mereka di Masjid Al-Azhar Asy-Syarif.

8 April; Peluncuran Website Resmi Grand Imam Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib

Para Jumat, bertepatan dengan 7 Ramadan 1443 H/8 April 2022 M terselenggara peluncuran website resmi Imam Akbar Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib. Peluncuran tersebut demi memudahkan para akademisi, pelajar, dan seluruh masyarakat dalam mengakses informasi mengenai upaya-upaya Grand Imam, biografi, dan data-data lain yang dilengkapi dengan teks, suara, dan gambar. Diharapkan website tersebut dapat memudahkan publik untuk mengakses informasi khusus Grand Imam Ahmad Ath-Thayyib. Peluncuran tersebut juga diumumkan bersamaan dengan perayaan tahunan berdirinya Masjid Al-Azhar Asy-Syarif yang ke-1082, yakni dihitung sejak didirikan dan dilakukan salat Jumat pertama kalinya di tempat tersebut.

Resmi Diluncurkan, Ini yang Istimewa di Situs Web Imam Akbar
Selain memperingati hari jadi Masjid Al-Azhar, 7 Ramadan lalu menjadi momen peluncuran situs web resmi Imam Akbar Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib.

17 April; Menyelesaikan Konflik Bermotif Dendam antar Kabilah di Provinsi Qina

Di bawah bimbingan Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib Syekhul-Azhar, begitu juga Mayjend. Mahmud Taufik, Menteri Dalam Negeri Mesir, sebuah lembaga di bawah Al-Azhar bernama Lajnah Tinggi untuk Penyelesaian Konflik Kabilah melakukan upaya rekonsiliasi sejak Sabtu (16/04/2022). Upaya tersebut dilakukan dengan duduk bersama menyelesaikan perselisihan bermotif dendam antar keturunan dari jalur paman, di tengah keluarga Efrat di Desa Karnak Abu Tasht, Qina.

21 April; Menyelesaikan Konflik Bermotif Dendam antar Keluarga Arab Al-Awazim dan Ali Husain

Lajnah Tinggi Al-Azhar untuk Penyelesaian Konflik Kabilah telah menyelesaikan problem keluarga di daerah Qina dengan bekerja sama dengan pemerintah provinsi Qina, aparat keamanan Qina, dan beberapa pemuka daerah setempat. Upaya perdamaian tersebut dilakukan dengan mengutamakan kebaikan bersama dan dialog. Perdamaian berhasil diciptakan di Kota Farsyuth antara keluarga Arab Al-Awazim dan keluarga Ali Husain.

12 Mei; Menyelesaikan Konflik Bermotif Dendam di Markaz Niqadah

Lajnah Tinggi Al-Azhar untuk Penyelesaian Konflik Kabilah telah menyelesaikan salah satu konflik keluarga di Desa Naj’ Ash-Shadr, bagian tengah dari Mazkaz Niqadah, Provinsi Qina, Mesir. Upaya pendamaian tersebut dilakukan atas kerja sama pemprov Qina, beberapa hakim, dan tokoh di wilayah tersebut. Perselisihan dan dendam tersebut terjadi antara keturunan –dari jalur paman— keluarga Yusefaat dan keluarga Al-Faurat yang sudah mengakar selama bertahun-tahun.

21 Mei; Imam Akbar Menyambut Kunjungan Presiden Polandia

Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib Syekhul-Azhar menyambut kedatangan Presiden Polandia Andrzej Duda dan istrinya, Agata Kornhauser-Duda. Kedua tamu besar tersebut juga datang bersama rombongan Polandia yang ditemui di kantor Masyakhah Al-Azhar.

Al-Azhar Mengutuk Keras Ucapan Politikus India Penghina Nabi
Al-Azhar mengutuk penghinaan Nabi oleh kader partai berkuasa di India. Tindakan yang mengacaukan kerukunan ini adalah bentuk nyata ekstremisme.

5 Juni; Al-Azhar Mengutuk Keras Ucapan Politikus India Penghina Nabi

Al-Azhar mengungkapkan dan mengutuk keras penyataan politikus India dari Partai Bharatia Janatad yang menghina Nabi Muhammad, khususnya tentang kesucian istrinya, Sayidah Aisyah. Pernyataan yang mengina tersebut disebar melalui akun resminya di Twitter. Menurut Al-Azhar, pernyataan tersebut justru menunjukkan kebodohannya soal sejarah para nabi dan rasul serta biografi mereka. Padahal menurut Al-Azhar, mereka—para nabi—adalah role modeltertinggi dalam hal nilai moral, keutamaan, dan akhlak. Al-Azhar pun percaya bahwa Allah itu menjaga para nabi sehingga tidak tergelincir pada kehinaan apapun, serta pada segala hal yang dibenci oleh jiwa yang suci bagi semua manusia.

13 Juni; Protokol Kerja Sama Al-Azhar dengan Menteri Lingkungan Hidup Mesir

Imam Akbar Syekhul-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib menyaksikan prosesi penandatanganan dan pengesahan protokol kerja sama antara Al-Azhar Asy-Syarif dan Menteri Lingkungan Hidup Mesir di kantor Masyakhah Al-Azhar. Kerja sama itu dilakukan untuk menguatkan program-program kedua lembaga tersebut terkait kesadaran lingkungandi tengah masyarakat dalam skala nasional.

14 Juli; Syekhul-Azhar Turut Mengumumkan Duka Cita atas Tragedi Kecelakaan Kereta Api di Kanal As-Salam

Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib menyampaikan rasa duka cita dan turut berkabung kepada seluruh keluarga korban kecelakaan kereta di daerah Kanal As-Salam. Kecelakaan itu mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka dari beberapa penghafal Al-Quran. Hal itu seraya berdoa kepada Allah SWT agar memberi rahmat bagi para syahid penghadal Al-Quran, serta tetap menguatkan hati para keluarga dan orang terkasih mereka, memasukkan mereka ke surga Firdaus yang tinggi, dan para korban luka-luka lekas mendapatkan kesembuhan.

28 Juli; Prosentase Nilai Kelulusan Ma’had Tsanawi Al-Azhar Tembus 57.31%

Imam Akbar mewakilkan kepada Wakilul-Azhar Prof. Dr. Ahmad Adh-Dhuwaini untuk meresmikan nilai semeter awal kelulusan Ma’had Tsanawiyah Al-Azhar tahun 2021-2022 dari berbagai jurusan (Adaby, Ilmi, Al-Ulum Al-Islamiyah, Ma’had Palestina Al-Azhar(

5 Agustus; Al-Azhar Mengutuk Tindakan Radikal Zionis terhadap Gaza, Paletina

Dengan diksi yang paling keras, Al-Azhar mengutuk tindakan radikal Zionis terhadap Gaza, serta peristiwa pembunuhan terhadap para penduduk Palestina, ribuan orang yang terluka, dan penyerangan terhadap anak-anak dan perempuan. Al-Azhar juga mengutuk keras atas diamnya penduduk dunia akan hal ini dan menyebutnya sebagai sebuah sikap yang tidak masuk akal dan tidak diterima. Termasuk adanya beberapa dukungan moral yang didapat Zionis untuk meneruskan kezalimannya pada hak asasi manusia dan kemanusiaan secara umum. Khususnya padakezaliman yang terus berulang pada saudara-saudara kita penuduk Palestina yang terjajah.

14 Agustus; Bantuan Tunai Darurat untuk Keluarga Korban Kebakaran Gereja Abu Sifin

Imam Akbar Syekhul-Azhar memberikan instruksi kepada pegawai Kantor Umum bagian Akuntansi Al-Azhar untuk segera berkoordinasi dengan LSM setempat dalam pemberian bantuan tunai bagi para keluarga korban kebakaran Gereja Abu Sifin di Imbabah, Giza, Mesir.

Al-Azhar Siapkan 710 Utusan untuk 60 Negara
Al-Azhar pertama kali mengirimkan utusannya ke Cina dan Ethiopia. Pada periode ini, Al-Azhar telah menyiapkan 710 syekh untuk 60 negara di dunia.

26 Agustus; Enam Anggota Baru Tergabung Dalam Majma’ Al-Buhuts Al-Islamiyyah

Dr. Musthafa Madbuli, Perdana Menteri Mesir meresmikan enam anggota baru Majma’ Al-Buhuts Al-Islamiyyah (Akademi Riset Islam) Al-Azhar. Hal itu berdasarkan pengajuan Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib Syekhul-Azhar.

26 Agustus; Melipatgandakan Bantuan Bulan September untuk Para Keluarga yang Berhak

Imam Akbar Syekhul-Azhar yang merupakan Ketua Dewan Direksi Badan Zakat Nasional Mesir mengeluarkankeputusan untuk melipatgandakan bantuan bulan September untuk para penerima Zakat. Hal itu dilakukan dalam rangka menyambut awal tahun akademik baru, juga dalam konteks menyokong keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan akademik anak-anaknya serta membantu mereka dalam kebutuhan sehari-hari.

3 September; Mengirim Bantuan Makanan dan Medis ke Sudan

Imam Akbar Syekhul-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib memberikan instruksi kepada segenap penanggung jawab Badan Zakat Nasional Mesir, yang bekerjasama dengan bagian tertentu di Al-Azhar, untuk mengirim bantuan medis dan makanan dengan segera ke Sudan. Bantuan tersebut dikirim pasca Banjir bandang dan hujan lebat yang menimpa negara tersebut sehingga menyebabkan 100 korban nyawa, merusak properti, infrastruktur, dan ribuan rumah hancur. Ribuan penduduknya mengungsi untuk mencari keamanan.

Kisah Kedermawanan Syekh Salim Al-Bisyri
Banyak kisah menarik dari kehidupan para ulama. Salah satunya kisah Syekhul-Azhar Salim Al-Bisyri, alim yang dikenal murah hati nan penderma.

11 September; Al-Azhar Berbelasungkawa atas Kematian Ratu Elizabeth II

Wakilul-Azhar Prof. Dr. Muhamamd Adh-Dhuwaini mengungkapkan belasungkawa Al-Azhar atas kemarian Ratu Elizabeth II kepada Kedutaaan Besar Inggris saat perjumpaannya dengan Gareth Baily, Duta Besar Britania Raya di Kairo bersama para pegawai kedutaan lainnya.

13 September; Syekhul-Azhar Bertemu Presiden Kazakhstan

Syekhul-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib bertemu Presiden Republik Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev di wilayah istana kepresidenan ibu kota Kazakhstan, Nur Sultan. Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka mendiskusikan upaya-upaya memperkokoh kerja sama antara Kazakhstan dan Al-Azhar Asy-Syarif.

14 September; Imam Akbar Syekh Ahmad Ath-Thayyib Mengenakan Kalung Penghargaan Internasional Astana

Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Republik Kazakhstan memakaikan kalung Penghargaan Internasional Astana kepada Imam Akbar Syekhul-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib. Penghargaan tersebut termasuk penghargaan paling tinggi di wilayah Asia Tengah. Penghargaan tersebut dianugerahkan sebab peran Imam Akbar yang teramat besar dalam bidang dialog antar pengikut agama serta menyebarkan budaya persaudaraan dan perdamaian internasional.

15 September; Muktamar Pemuka-Pemuka Agama Sedunia yang ke-7 di Kazakhstan

Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib mengevaluasi sejumlah keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan pada Muktamar Pemuka Agama Sedunia ke-7 di Kazakhstan. Beliau menggarisbawahi dan menguatkan bahwa hasil muktamar tersebut menyentuh persoalan terbanyak yang diderita oleh masyarakat internasional. Hal yang disebabkan oleh diam dan absennya dunia modern hari ini pada penderitaan orang-orang fakir nan sengsara, kaum lemah dan papa, yang diakibatkan oleh ketidakadilan orang-orang zalim, angkuh, dan sombong di muka bumi ini. Grand Imam juga menekankan bahwa risalah agama-agama itu tidak akan mencapai tujuannya selama mereka tidak bersatu, selama pemeluknya tidak bersatu, selama mereka tidak cukup kuat untuk membersihkan kesadaran beragama dari rasa dengki dan iri.

20 September; Menandatangani Protokol Kerja Sama dengan Menpora Mesir

Wakilul-Azhar Prof. Dr. Muhammad Adh-Dhuwaini bersama dengan Dr. Asyraf Subhi, Menteri Pemuda dan Olahraga Mesir menandatangani protokol kerja sama untuk mengokohkah identitas agama, nasionalisme, dan Arabisme dalam diri pemuda-pemudi. Khususnya dalam bidang akademik, keagamaan, dan kebudayaan. Penandatanganan ini dilakukan dalam konteks memperkokoh solidaritas dan proyek bersama antara Al-Azhar dan Kemenpora Mesir.

21 September; Mendamaikan Keluarga As-Sa’adât dan Ali Arafah

Lajnah Tinggi Al-Azhar untuk Penyelesaian Konflik Kabilah bekerja sama dengan pihak pemerintah Provinsi Suhaj, serta beberapa hakim, dan cendekiawan Suhaj telah berhasil menyelesaikan konflik kabilah dan menginisiasi perdamaian di Desa Aulad Jabarah, Markaz Al-Ashirat, Suhaj. Konflik tersebut terjadi antara keluarga As-Sa’adat (Ali Qanawi) dan keluarga Ali Arafat yang ditengarai rasa balas dendam yang telah terpendam selama bertahun-tahun di antara keduanya.

Al-Azhar

Sepilihan tulisan yang mengisahkan sejarah Al-Azhar dapat teman-teman temukan

di sini

1 Oktober; Wakilul-Azhar Memastikan Kelancaran Pendidikan Al-Azhar

Wakilul-Azhar Prof. Dr. Muhammad Adh-Dhuwaini beserta Syekh Aiman Abdulghani, Ketua Sektor Pendidikan Ma’had Al-Azhar, mengunjungi Ma’had Duktur Thal’at di Madinah Nashr, begitu juga Ma’had Putri Al-Basatin di Distrik As-Saqqayin, Abidin, Kairo. Kunjungan itu dilakukan pada hari pertama di tahun akademik baru dalam rangka memastikan kelancaran proses akademik dan kedisiplinan di dalam sekolah tersebut.

6 Oktober; Imam Akbar Mengapresiasi Peraih Peringkat Pertama Ma’hadz Tsanawiyah Al-Azhariyyah

Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib mengapresiasi para pelajar peraih peringkat atas di Ma’had Tsanawiyah Al-Azhariyyah (Sekolah-sekolah Menengah di bawah Al-Azhar) dari berbagai jurusan seperti Al-Ilmi (sains), Al-Adabi (sastra), ilmu keislaman, dan jurusan khusus penyandang tunanetra pada tahun akademik 2021-2021 M.

10  Oktober; Imam Akbar Mengapresiasi Kemenangan Delegasi Al-Azhar

Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib mengapresiasi delegasi pelajar Al-Azhar yang mengikuti lomba pemrograman di Pekan Arab. Mereka berhasil menyabet juara pertama. Perlombaan itu diselenggarakan oleh Organisasi Arab untuk Pendidikan, Budaya, dan Sains (ALECSO), yang bekerja sama dengan lajnah Kementerian Pendidikan Mesir dan Yayasan Pendidikan Tunisia dengan tema: “Kecerdasan Artifisial dan Konservasi Lingkungan”.

16 Oktober; Palestina Memberikan Hadiah Mushaf Palestina kepada Syekhul-Azhar

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menghadiahkan naskah pertama dari mushaf Al-Quran Masjidil Aqsha kepada Imam Akbar Syekhul-Azhar Ahmad Ath-Thayyib. Hal itu sebagai bentuk penghargaan dari negara Palestina kepada Al-Azhar atas perannya dalam menyokong isu Palestina dan pengakuannya terhadap hak-hak rakyat Palestina serta perjuangannya yang konsisten dalam melawan Zionis.

Al-Azhar Kawal Langsung Program Mushaf Al-Aqsha Palestina
Imam Akbar terima kunjungan penasehat presiden Palestina. Selain setujui program Mushaf Al-Aqsha, Al-Azhar juga tambahkan kuota beasiswa khusus.

4 November; Syekhul-Azhar Menyeru Penghentian Perang Rusia-Ukraina

Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib menyeru Rusia-Ukraina untuk menghentikan perang demi perdamaian dunia dan ketentramannya. “Saya menyertakan suara saya dengan suara para pecinta kebaikan, dari orang-orang yang menyerukan perdamaian dan penghentian perang Rusia-Ukraina, serta menahan darah orang-orang yang tak bersalah, mereka yang sama sekali tak ada urusan, terbebas dan tak bertanggung jawab atas penderitaan ini. Serta (suara tersebut) bertujuan mengangkat bendera perdamaian sebagai ganti dari bendera kemenangan (salah satu dari kedua belah pihak) dan memilih jalur rekonsiliasi dengan dialog dan negosiasi”.

5 November; Pertemuan Syekhul-Azhar dengan Paus Fransiskus

Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib, Syekhul-Azhar dan Ketua Majlis Hukama’ Al-Muslimin melakukan pertemuan dengan Paus Fransiskus, Paus Gereja Katolik, di Kerajaan Bahrain di tengah jadwal kunjungan mereka berdua ke negara tersebut. Mereka berdua berpartisispasi dalam kegiatan Dialog Internasional Bahrain yang bertemakan “Asy-Syarq wa Al-Gharb min Ajli At-Ta’ayusy Al-Insani” (Timur dan Barat: Menuju Kehidupan Bersama yang Lebih Humanis).

7 November; Pengiriman Bantuan dan Utusan Al-Azhar ke Somalia

Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib mengirim rombongan Al-Azhar dengan membawa bantuan darurat untuk negara Somalia. Misi ini terjalin atas kerja sama Al-Azhar dengan Kementerian Pertahanan, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Solidaritas Sosial Mesir, serta organisasi amal Hilal Ahmar. Hal ini bertujuan untuk meringankan penderitaan masyarakat Somalia selama krisis kemanusiaan dan serangan wabah penyakit yang menimpa mereka, ditambah lagi dengan suburnya radikalisme. Begitu pula dampak dari kekeringan akibat musim panas yang lama menimpa dan menghancurkan jantung pertanian mereka hingga mengakibatkan ribuan keluarga dan penduduk sipil mengungsi ke tenda-tenda pengungsian dan tempat perlindungan.

10 November; Ajang Perlombaan Al-Quran Bertajuk Imam Akbar

Sekto Sekolah-sekolah Menengah Al-Azhar menyelenggarakan perlombaan hafalan Al-Quran bertajuk “Imam Akbar”. Perlombaan tersebut dimulai pada Sabtu, 12 Desember 2022 selepas persiapan para panitia penyelenggara, media-media komputer yang digunakan, serta pelatihan dan pembimbingan untuk para koordinator kegiatan demi lancarnyaproses seleksi dan penilaian perlombaan.

3 Desember; Peluncuran Buku Audio Khusus Tunanetra

Bertepatan dengan perayaan Hari Disabilitas Sedunia, Al-Azhar mengumumkan peluncuran proyek “Buku untuk Tunanetra” pada platfor pendidikan khusus untuk para pelajar Al-Azhar yang memiliki disabilitas penglihatan demi mempermudah mereka belajar. Hal ini juga untuk meringkankan beban yang ditanggung oleh keluarga mereka dalam hal menyiapkan alat-alat pembelajaran yang memudahkan anak mereka belajar, menghafal, dan mengulang pelajarannya. Hal itu selaras dengan ketetapan negara Mesir dalam Visi 2030 terkait isu ketersediaan fasilitas pendidikan bagi para penderita disabilitas yang sesuai dengan kebutuhan mereka, serta melihat sejauh mana kemampuan mereka untuk memanfaatkan fasilitas tersebut.

💡
Baca juga MOZAIK terbaru atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID

Penerjemah: Lukman Hakim Rohim
Penyelaras bahasa: Mu'hid Rahman

Latest