Skip to content

Muktamar Kaligrafi Arab Al-Azhar 2025: Kompetisi Penulisan Mushaf dan Lokakarya Seni

Al-Azhar gelar Muktamar Kaligrafi Arab 2025, hadirkan lokakarya seni iluminasi dan kompetisi penulisan mushaf oleh 30 kaligrafer terbaik Mesir.

FOTO Poster acara Muktamar Kaligrafi Arab Al-Azhar edisi yang ketiga. (Al-Azhar)
FOTO Poster acara Muktamar Kaligrafi Arab Al-Azhar edisi yang ketiga. (Al-Azhar)

TAWAZUN.ID — Al-Azhar kembali menggelar Muktamar Kaligrafi Arab dan Seni Iluminasi edisi ketiga yang akan berlangsung di Masjid Al-Azhar mulai 16 hingga 25 Februari 2025. Acara ini diselenggarakan di bawah naungan Syekhul-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib, dengan mengusung tema Bidayah Jadidah li Bina' Al-Insan (Awal Baru untuk Membangun Manusia).

Muktamar ini menampilkan karya-karya seni kaligrafi terbaik serta menggelar sejumlah lokakarya interaktif yang menghadirkan para maestro kaligrafi dan seniman dari berbagai negara. Beberapa jenis kaligrafi yang menjadi sorotan dalam lokakarya ini antara lain naskhi, tsulutsi, kufi, dan diwani. Selain itu, pengunjung juga akan disuguhkan dengan workshop seni ebru (lukisan air) yang akan dibawakan oleh seniman Italia Antonella Leoni, serta lokakarya khusus seni kaligrafi Arab bersama seniman Mesir Syirin Abdulhalim.

Sebagai bagian dari programnya, Muktamar Kaligrafi Al-Azhar juga menggelar seminar dan diskusi ilmiah yang mengangkat berbagai tema, seperti peran Al-Azhar dalam menjaga warisan seni Islam, sejarah kaligrafi di Masjid Al-Azhar, serta perjalanan pendidikan kaligrafi di Riwaq Kaligrafi Al-Azhar. Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah kajian sejarah penulisan mushaf Al-Quran yang akan dikupas secara mendalam oleh para pakar.

Budaya

Kumpulan tulisan dengan topik kebudayaan Islam dapat kalian temukan

di sini

Kompetisi Kaligrafi Mushaf Al-Quran

Untuk pertama kalinya, muktamar ini juga akan menghadirkan pameran hasil karya peserta Muktamar Al-Azhar untuk Penulisan Mushaf Al-Quran, sebuah ajang kompetisi di mana 30 kaligrafer terbaik dari Mesir berkompetisi menulis Al-Quran secara lengkap dalam 60 hari. Kompetisi ini menekankan ketelitian dalam kaidah seni kaligrafi dan standar penulisan mushaf. Salah satu sorotan utama dari ajang ini adalah penghargaan kepada Mahmud As-Sahli yang mendapat kehormatan sebagai penulis Mushaf Al-Azhar.

Upaya Al-Azhar dalam Melestarikan Kaligrafi dan Bahasa Arab

Muktamar Kaligrafi Al-Azhar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kaligrafi Arab serta mendorong generasi muda untuk mempelajari dan menguasai seni ini. Selain itu, acara ini juga menegaskan komitmen Al-Azhar dalam melestarikan bahasa Arab sebagai bagian dari identitas dunia Islam dan mengangkat nilai estetika dalam seni iluminasi islami.

Penyelenggaraan muktamar ini merupakan bagian dari inisiatif Al-Azhar dalam mengapresiasi seni kaligrafi Arab serta mengukuhkan posisi bahasa Arab sebagai warisan dunia. Dengan melibatkan para pakar, seniman, dan masyarakat luas, Al-Azhar terus berkontribusi dalam menjaga dan mengembangkan tradisi seni Islam di tingkat global.


💡
Baca juga warta lain di rubrik BERITA atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID

Latest