TAWAZUN.ID — Al-Azhar mengumumkan sayembara bertema kebudayaan dan promosi wisata dengan konsep yang unik. Lomba yang diselenggarakan atas kerja sama Akademi Riset Al-Azhar dengan Kementerian Pariwisata dan Arkeologi Mesir ini berhadiah total EGP 370.000 yang hampir senilai dengan USD 15.000 atau 200-an juta rupiah.
Melalui situs web resmi, panitia penyelenggara mengumumkan detail dan persyaratan lomba. Tajuk lomba ini berbunyi Tsaqafah Biladi (Peradaban Negeriku) dan dibuka sejak 25 Desember 2022 hingga 25 Februari 2023.

Lomba ini terbuka bagi siapa saja dan warga negara (WN) manapun yang sedang menempuh studi di Mesir, khususnya pada jenjang SMA dan universitas. Setiap peserta diharuskan berpasangan dan terdiri dari 1 WN Mesir dan 1 WN asing. Masing-masing pasangan inilah yang menyusun sejumlah karya bersama berupa video kreatif (perjalanan, pertukaran kebudayaan) dengan durasi maksimal 10 menit, fotografi yang tak lebih dari 100 buah foto, dan karya tulis penjelas konten dengan panjang maksimal 25 halaman.
Karya-karya itu akan dinilai berdasarkan 10 poin penilaian yang telah ditentukan. Detail lomba dan persyaratan lainnya dapat diakses di situs resminya atau pada brosur berikut ini:
Kategori pemenang pada lomba ini dibagi menjadi 5 level yang menghimpun sejumlah pemenang. Level 1 menghimpun lima pasang pemenang dengan masing-masing pasangan mendapat hadiah 25.000 Pound Mesir. Level 2 menghimpun lima pasang pemenang dengan masing-masing pasangan mendapat hadiah 20.000 Pound Mesir. Level 3 menghimpun lima pasang pemenang dengan masing-masing pasangan mendapat 10.000 Pound Mesir. Kemudian, level 4 menghimpun sepuluh pasang pemenang, masing-masing pasangan mendapat ganjaran 7.000 Pound Mesir. Lalu, level 5 menghimpun lima pasang pemenang, masing-masing pasangan mendapat ganjaran 5.000 Pound Mesir.
Kementerian Pariwisata Mesir juga menyiapkan hadiah berupa paket wisata seluruh situs di wilayah Kairo Besar (Kairo, Giza, 6 Oktober, Syubra Al-Khaimah, Al-Qalyubiyyah) plus Provinsi Al-Fayyum untuk setiap individu pemenang. Total individu nantinya sebanyak 60 orang dalam 30 pasang pemenang.
Selain itu, Majlis Tinggi Kebudayaan Mesir juga menyiapkan sejumlah buku-buku spesial untuk masing-masing individu.
Karya-karya digital yang ditentukan sebelumnya itu disimpan dalam bentuk kepingan Compact Disk (CD). Sementara tiap karya tulis disiapkan dalam berkas fisik asli. Peserta menyerahkan berkas tersebut dalam 2 salinan pada salah satu dari 3 titik berbeda berikut: di kantor pusat Akademi Riset Al-Azhar (kantor Wakil Sekjen Urusan Dai Perempuan), di asrama Madinah Al-Bu’uts Al-Islamiyyah (kantor urusan kepemudaan), atau di Markaz Tathwir Ta’lim Ath-Thullab Al-Wafidin (kantor tim riset dan kreativitas). Selain itu, formulir daring juga tersedia di situs resmi lomba.
Dalam rilis resminya, Al-Azhar menyatakan bahwa lomba Tsaqafah Biladi (Peradaban Negeriku) ini bertujuan untuk menggencarkan promosi kebudayaan Mesir ke tengah masyarakat internasional. Hal ini diharapkan mampu terwujud dari kerja tim, antara 1 orang WN Mesir dan 1 orang pelajar/mahasiswa internasional yang sedang menempuh studi di Mesir.

Kegiatan sayembara ini diselenggarakan atas arahan Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib sebagai Syekhul-Azhar, juga atas supervisi Dr. Muhammad Adh-Dhuwaini sebagai Wakilul-Azhar, dan kempimpinan Sekjen Akademi Riset Al-Azhar Prof. Dr. Nazhir Muhammad ‘Ayyad, serta eksekusi langsung oleh Wakil Sekjen Akademi Riset Al-Azhar untuk Urusan Para Daiyah Dr. Ilham Syahin. Selain itu, sayembara ini juga terlaksana berkat kerja sama dengan Lembaga Negara untuk Promo Wisata (Kementerian Pariwisata dan Arkeologi Mesir), Kementerian Kebudayaan Mesir, dan sejumlah sektor lain di dalam Al-Azhar. (hid)
