Skip to content

Khutbah Jumat Palestina dan Nurani Kemanusiaan

Penderitaan rakyat Palestina begitu menyentuh hati. Teks khutbah ini mengajak segenap umat Islam menguatkan dukungan untuk saudara kita di sana.

FOTO Masjid Al-Aqsha (Unsplash/Thor Schroeder)
FOTO Masjid Al-Aqsha (Unsplash/Thor Schroeder)

Khutbah Pertama

إنَّ الحَمدَ للّٰهِ نَحْمَدُهُ ونَسْتَعِينُهُ ونَسْتَهْدِيْهِ ونَشْكُرُهُ ونَعُوذُ باللّٰهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا ومِنْ سَيٌِئاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللّهُ فَلَا مُضِلَّ لهُ ومَنْ يُضلِلْ فَلَا هَادٍيَ لَهُ، وأشْهَدُ أنْ لَا إِلَـهَ إلّا اللّه وحْدَهُ لا شَرِيكَ لهُ، جَلَّ رَبّي لَا يُشْبِهُ شَيْئًا ولا يُشْبِهُهُ شَئءٌ، ولا يَحُلُّ في شَيْءٍ ولا يَنْحَلُّ مِنْهُ شَيْءٌ، لَيسَ كَمِثْلِهِ شَيءٌ وَهُوَ السَّميعُ البَصِيرُ. وأَشْهَدُ أنَّ سَيّدَنا مُحَمّدًا عَبْدُهُ ورسولُهُ وصَفِيُّهُ وحَبِيبُهُ، صَلَّى اللّه عليهِ وعَلَى كُلِِّ رَسُولٍ أَرْسَلَهُ.
أمّا بعدُ عبادَ الله فإنّي أُوصِيكُمْ ونَفْسي بِتَقْوى الله العَلِيّ القديرِ القائلِ في مُحْكَمِ كِتابِهِ المعجِزَةِ الكريمِ: {سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ}(سورة الاسراء: ١)
عِبَادَاللَّهِ....أُوْصِيكُم ونَفسي المُقَصِّرَةِ بتَقْوَى اللّهِ -عز وجل- بفِعْلِ أوامِرِهِ واجتِنابِ نَوَاهِيهِ، قال الله -سبحانه وتعالى- فِي كتابِهِ العَزِيْزِِ: ( يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّـهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا* يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا ).

Hadirin yang dirahmati Allah...

Saat ini kita diperlihatkan kembali dengan peristiwa yang menyayat hati, menggugah nurani, mengundang derai air mata, yakni penderitaan rakyat Palestina. Palestina adalah tanah bertuah, tanahnya para nabi. Di sana ada kota tua Al-Quds, Masjid Al-Aqsha yang menjadi kiblat pertama umat muslim serta tempat Nabi Muhammad SAW melaksanakan isra. Allah SWT berfirman:

﴿ سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَا ﴾ [سورة الإسراء: ١]

Artinya: "Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjid Al-Aqsha." (Surah Al-Isrā': 1)

Mari kita lihat salah satu kekejian yang dilakukan oleh Zionis Yahudi terhadap Masjid Al-Aqsha. Rakyat muslim Palestina dilarang beribadah di dalam Masjid Al-Aqsha. Mereka menutup rapat-rapat pintu masjid bagi kaum muslim yang mau beribadah atau berziarah di pagi hari. Namun sebaliknya jamaah ekstrem Yahudi diberi izin untuk menginjak-injak Masjid Al-Aqsha setiap hari dan bahkan dikawal oleh tentara Zionis, mereka melakukan ritual-ritual dengan bebas merdeka di tempat yang suci itu.

Selain perilaku tidak mengindahkan tempat suci Masjid Al-Aqsha, sudah berpuluh-puluh tahun hingga hari ini rakyat Palestina dalam penderitaan, bahkan tak segan-segan para Zionis itu melakukan genosida, sudah berapa ribu bahkan jutaan jiwa, dari mulai dijajah hingga hari ini, yang mati syahid membela tanah air dan agamanya. Orang tua mana yang hatinya tidak hancur saat kehilangan anaknya. Hati anak mana yang tidak hancur saat kehilangan orang tuanya. Hati manusia mana yang tidak hancur saat melihat saudaranya diperlakukan semena-mena. Maka, hadirin, isu Palestina ini tidak boleh kita abaikan begitu saja. Palestina adalah tanggung jawab kita sebagai umat Islam khususnya, juga sebagai umat manusia yang mencintai perdamaian dan mempunyai hati nurani.

Sering kita merasa bahwa andil kita tidak akan berbuah apa-apa, tidak akan berdampak apa-apa, sehingga berpikir biarlah orang lain saja yang mengurusi hal ini. Bayangkan jika mayoritas umat manusia khususnya umat Islam beranggapan seperti itu, apakah problematika ini akan segera berujung? Tentu saja tidak, maka ingatlah sebuah pepatah "bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh".

Hadirin...

Hadirin...
Mungkin kadang kita bertanya-tanya mengapa isu Palestina mesti jadi perhatian bersama?

Ada kalimat menarik yang khatib temukan, yaitu "tidak perlu menjadi umat Muslim untuk peduli akan Palestina, cukup menjadi manusia yang punya hati nurani dan iba seluas samudera" karena Palestina adalah bangsa yang direbut hak-hak kependudukannya. Tempat tinggal, tempat ibadah, monumen-monumen bersejarah, pemakaman direbut secara paksa dan dihancurkan oleh entitas Zionis Yahudi. Rakyat Palestina menderita ditanah airnya sendiri, tuan rumah yang diberlakukan seperti imigran ilegal oleh Zionis yang tidak memanusiakan manusia. Maka lihatlah sisi kemanusiannya.

Terlebih, rakyat Palestina mayoritas beragama Islam, sama seperti kita. Lantas apakah kita hanya akan berdiam diri melihat saudara kita ditindas? Sedangkan hubungan seorang muslim dengan muslim lainnya itu diibaratkan sebuah bangunan yang saling menguatkan. Nabi Muhammad SAW bersabda:

المُسْلِمُ لِمُسْلِمٍ كَالبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا (رواه البخاري)

Artinya: "Orang muslim kepada muslim lainnya bagaikan bangunan yang saling menguatkan satu sama lain." (HR. Al-Bukhari)

Maka, seharusnya seorang mukmin jika ada saudara mukmin dari kita yang kesakitan maka seorang mukmin itu seharusnya merasakan sakit itu pula. Dalam hadis dikatakan:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى.

“Perumpamaan kaum Mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam.”

Hanyalah manusia mati hatinya apabila tidak tergerak sedikitpun melihat penderitaan saudaranya.

Hadirin rahimakumullah...

Pertanyaannya sekarang, apa kewajiban kita sebagai umat Islam dalam mendukung Palestina?

Perlu kita ketahui bahwa entitas Zionis merebut tanah milik dan hak bangsa Arab. Kemudian mereka mengklaimnya dengan dogma agama yang mereka yakini, maka umat muslim harus bergerak dalam beberapa poin berikut:

1. Selalu menautkan hati kita dengan isu Palestina dan Al-Quds. Selain itu, kita harus meyakini bahwa tanah yang dirampas oleh entitas Zionis dan area Al-Quds adalah hak bangsa Palestina, saudara seiman umat Islam, dan umat Nasrani.

2. Mengenalkan isu-isu Palestina dan Al-Quds melalui kurikulum pembelajaran kebudayaan Islam di sekolah-sekolah, seperti yang telah dilakukan oleh Al-Azhar Asy-Syarif.

3. Selalu mendukung dan memperjuangkan Palestina dalam setiap kesempatan kenegaraan. Sebisa mungkin kita lakukan juga secara personal, baik dengan berupa harta, doa, dan lain-lain.

4. Sebisa mungkin ikut memboikot produk-produk yang sudah jelas produk Israel dan juga yang mendukung Israel, terlebih sudah ada fatwa MUI mengenai hal ini.

Palestina

Kumpulan tulisan yang mengangkat isu dan perjuangan Palestina dapat kalian temukan

di sini

Di akhir khutbah ini mari kita doakan semoga rakyat Palestina diberikan kesabaran dan kekuatan dalam memperjuangkan hak-haknya, khatib berpesan:

﴿ وَلَا تَهِنُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَنْتُمُ الْاَعْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ ﴾ [سورة آل عمران: ١٣٩]

Artinya: "Janganlah kamu (merasa) lemah dan jangan (pula) bersedih hati, padahal kamu paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang-orang mukmin." (Surah Āli ‘Imrān: 139)

بَارَكَ اللّٰهُ لِي وَلَكُمْ فِي القُرْانِ العَظٓيم ونَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِالأيَاتِ والذِّكرِ الحَكِيم وتَقَبَّلْ مِنِّي ومِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إنَّهُ هُوَ الغَفُورُ الرَّحِيم

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ للّٰهِ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ لَهُ اَلْوَاقِفِيْنَ عَلَى بَابِهِ حَتَّى يَرْضَى وَيَفْتَحَ عَلَيْنَا فُتُوْحَ الْعَارِفِيْنَ بِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ لَا إِلَهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَنَبِيُّهُ وَصَفِيُّهُ وَحَبِيْبُهُ بَلَغَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّى الْأَمَانَةَ وَنَصَحَ لِلْأُمَّةِ وَجاهَدَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ حَتَّى أَتَاهُ الْيَقِيْنَ، فَصَلَّى اللّٰهُ عَلَيْكَ وَسَلَّمَ يَا سَيِّدِيْ يَا رَسُوْلَ اللّٰهِ!
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ … اِتَّقُوا اللّٰهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهَوا عَمَّا نهى وَاعْلَمُوْا أنَّ اللّٰهَ أمَرَكُمْ بِأمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَى بِمَلَائِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعَالَى أنَّ اللّٰهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيّ يَا أيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اَللَّهُمَّ ارْحَمْ أُمّةَ مُحَمَّد اَللَّهُمَّ اغْفِرْ أُمّةَ مُحَمَّد، اَللَّهُمَّ أصْلِحْ أُمّةَ مُحَمَّد، اَللَّهُمَّ فَرِّجْ عَنْ أُمّةِ مُحَمَّد صلى الله عليه وسلم
اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالزَّلَازِلَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إنْدُوْنِيْسِيَا خَاصَّةً، وَسَائِرَ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.
نَسْأَلُكَ اللَّهُمَّ بِحُرْمَةِ بَابِكَ كُلِّهِ أَنْ تُنَزِّلَ النَّعِيْمَ وَالْخُلْدَ عَلَى أَرْوَاحِ الشُّهَدَاءِ وَضَحَايَا الْإِرْهَابِيِّ فِيْ مَشَارِقِ الْأَرْضِ وَمَغَارِبِهَا وَأَنْ تُنَزِّلَ الْعَافِيَةَ وَالشِّفَاءَ عَلَى الْجُرْحَى وَالْمُصَابِيْنَ وَأَنْ تُنَزِّلَ الْأَمَانَ وَالْعَافِيَةَ عَلَى بِلَادِنَا وَأَوْطَانِنَا كُلِّهَا وَعَلَى بِلَادِ الْعَالَمِيْنَ، وَنَسْأَلُكَ اللَّهُمَّ لِأَهْلِ أَرْضِ إِنْدُوْنِيْسِيَا عَلَى وَجْهِ الْخُصُوْصِ أَنْ تَحْفِظَهُمْ، اَللَّهُمَّ احْفَظْ إِنْدُوْنِيْسِيَا وَشَعْبَهَا الْعَظِيْمَ وَاحْفَظْ عُقُوْلَهُمْ وَزَكِّ نُفُوْسَهُمْ وَوَسِّعْ أَرْزَاقَهُمْ وَجَمِّلْ أَخْلَاقَهُمْ وَابْسُطْ بَيْنَهُمْ بِسَاطَ الرَّخَاءِ وَالْعَافِيَةِ وَالْوَفْرَةِ وَالسَّعَةِ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللّٰهِ، إنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِيْ الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنْ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوْا اللّٰهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ.

💡
Baca juga khutbah lain di rubrik KHUTBAH atau tulisan menarik Irfan Rifqi Fauzi

Latest